
Cilegon, Patroli86.com – Garuda Astacita Nusantara Wilayah Provinsi Banten berkolaborasi dengan Yayasan Bhakti Bela Negara Wilayah Banten melaksanakan panen raya perdana di Kota Cilegon pada Kamis Siang(18/9).
Program ini berhasil mencetak sejarah dengan melaksanakan Revolusi Pertanian berbasis metode organik murni menggunakan benih padi varietas unggul PS 08, menghasilkan produktivitas mencapai 8 ton per hektar.
Keberhasilan ini dinilai luar biasa, mengingat Kota Cilegon selama ini dikenal sebagai kota industri dengan tingkat pencemaran tanah dan air yang tinggi, sehingga sulit dikembangkan menjadi lahan pertanian. Sebelumnya, para petani hanya mampu menghasilkan sekitar 3,2 ton per hektar, yang hanya cukup untuk kebutuhan hidup sehari-hari tanpa peningkatan signifikan.
Melalui kolaborasi ini, Garuda Astacita Nusantara dan Yayasan Bhakti Bela Negara memberikan edukasi, perbaikan unsur hara serta PH tanah, pemupukan organik, dan benih unggul PS 08. Upaya tersebut mampu meningkatkan hasil panen petani lebih dari dua kali lipat.
Puji Astuti, Bendahara Garuda Astacita Nusantara Wilayah Banten, yang didampingi Wakil Ketua Saiful Basri (Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon), menyampaikan bahwa program ASTACITA Presiden Prabowo Subianto dapat berhasil apabila ada sinergi lintas sektoral serta dukungan pemerintah daerah.
Pertanian dinilai sebagai ujung tombak ketahanan pangan nasional.
Sementara itu, Ketua Yayasan Bhakti Bela Negara Wilayah Banten, H. Sahruji, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan ini.
Ia menegaskan bahwa Revolusi Pertanian di Cilegon mampu meningkatkan taraf hidup petani dan membuka peluang menjadikan Cilegon sebagai kota industri pertanian yang menopang ketahanan pangan Provinsi Banten maupun nasional. (Ads)





