
Donggala – Sulteng,, patroli86.com,,
Kepala Desa Tanah Mea Hery Daud Widu, menginspirasi program Ketahanan Pangan Nasional Bapak Presiden RI H. Prabowo Subianto, yang di canangkan Bupati Donggala Vera Elena Laruni SE, Yakni Gerakan tanam ( GERTAM) Jagung dan Cabai di Kabupaten Donggala, desa Batusuya Go, Kecamatan Sindue Tombusabora, demikian dikatakan Kades Tanah Mea Hery Daud Widu Kepada Awak Media Ini usai Kegiatan GERTAM Jagung dan Cabai di Desa Batusuya Go, Sabtu, 18 Oktober 2025.
Kades Tanah Mea Hery Daud Widu Mengatakan, tentu ini di anggap sebagai langkah awal yang bermanfaat untuk meningkatkan Ketahanan pangan desa, nilai ekonomi petani, dan pendapatan daerah melalui program desa yang mendukung penanaman jagung dan Cabai. Ujar Kades Tanah Mea Hery Daud Widu.
Di samping itu kami punya harapan dalam peningkatan ketahanan pangan desa, yakni sebagai langkah kongkrit untuk memperkuat ketahanan Pangan Nasional di tingkat desa.
Kemudian Ekonomi akan tinggi, dan jagung salah satu bibit unggul di pilih, karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi dapat menjadi alternatif sumber pangan jelas Kades Tanah Mea Hery Daud Widu.
Kemudian di katakan Kades Tanah Mea Hery Daud Widu, Bahwa Bupati Donggala Vera Elena Laruni SE, mengatakan, ” Penanaman Pencanangan Benih Jagung dan Cabai di Gerakan Tanam ( GERTAM) Jagung dan Cabai adalah inisiatif saya untuk apa ,dan ini menjadi percontohan untuk setiap Kecamatan, dan saya meminta Kepada Seluruh Camat dan Kepala Desa Siapkan Data Profil Desa Kalian masing -asing , dan siapa Kecamatan yang belum memberikan Profil Desa nya masing – masing maka Kecamatan itu yang akan saya intervensi Tahun 2025 tegas Bupati Donggala Vera Elena Laruni, SE, ujar Kades Tanah Mea Hery Daud Widu.
Hal yang lain untuk menyikapi Himbauan Bupati Donggala Vera Elena Laruni, SE, kata Kades Tanah Mea Hery Daud Widu, mengatakan, Data setelah duduk di Kepala Desa, data itu tidak pernah di rubah dan di perbaharui, begitu keluar bantuan masih banyak masyarakat yang keluar namanya tapi sudah pindah tempat ( merantau), mutasi dari desa, kemudian sudah meninggal, masih muncul namanya.
Jadi dengan adanya data yang kami masukan itu, kan kami masukan data kembali. Sehingga harapan kami sebagai kepala Desa data itu yang keluar, ( data kami yang baru dari desa)
Termasuk Profil Desa yakni tapal batas, jumlah penduduk, jumlah KK, jumlah masyarakat miskin, jumlah masyarakat miskin ekstrim, yang mana desil 1, 2, 3, , dan desil ( kategori miskin ekstrim) dan seterusnya, ujar Kades Tanah Mea Hery Daud Widu, yang turut hadir pada kegiatan GERTAM Jagung dan Cabai di Desa Batusuya Go, Kecamatan Sindue Tombusabora, Kabupaten Donggala, bersama Kades Lainnya. ( Hard )







