
Donggala – Sulteng,, patroli86.com,,
Kami atas nama lembaga BNN Kabupaten Donggala, mengapresiasi kegiatan yang di Galang oleh Mahasiswa KKN angkatan 113 Tahun 2025 dari Perguruan Tinggi Universitas Tadulako palu dalam rangka Sosialisasi Penyuluhan Bahaya Narkoba Untuk Generasi muda di Aula Kantor Desa Tanah Mea, di mana atas estimasi mereka kami bersama tim untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya penyalah gunakan Narkoba yang semakin marak yang berkembang saat ini, dan atas inisiasi mereka juga kami dengan tim turun melaksanakan deteksi dini.
Berkat kerja sama nya Mahasiswa dengan pemerintah desa kegiatan ini bisa terlaksana dan ini sangat kami support melalui inisiasi mereka, kegiatan terlaksana dengan tujuannya untuk menciptakan lingkungan
Desa Tanah Mea ini tetap kondusif, demikian di katakan ketua tim Pencegahan BNN Kabupaten Donggala Markus, S.Kep, kepada Awak Media Ini usai Kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba, Sabtu, 25 Oktober 2025.
Ketua Tim Pencegahan BNN Donggala Markus, S.Kep menyatakan,
Kemudian terkait masalah penggunaan Narkoba bisa di redam dengan adanya sosialisasi ini, dan dengan adanya tes urin, ini akan menjadi sangat
Berarti bagi masyarakat atau anak – anak muda disini akan lebih berhati-hati, berarti mereka kecenderungan menggunakan narkoba sangat sedikit untuk konsumsi masalah ini.
Harapan kami kiranya kegitan ini tidak berhenti disini.
Kemudian saya sempat berbincang – bincang dengan Kades Tanah Mea Hery Daud Widu, Tahun depan akan melaksanakan suatu gebrakan ” Akan menjadikan Desa Tanah Mea menjadi Desa Bersinar (Bersih Narkoba ), Nah kalau ini berjalan sesuai dengan harapan maka semakin banyak anak – anak orang tua yang ter selamatkan, karena dengan terbentuknya desa Bersinar, itu semua program – program itu akan tertuju di sini akan di bentuk pengujian, relawan, kemudian kegiatan pemberdayaan untuk mendukung program pelaksanaan desa bersinar di desa Tanah Mea, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala.
Hal senada juga di katakan Kapolsek Banawa Selatan Ipda Asri, SH. Menegaskan, Ada beberapa kasus yang bisa kita ambil dalam hikmahnya tentang penegakkan hukum, dan pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Kemudian untuk mengatasi, dalam penyalah gunaan narkoba, di wilayah khusus di Kecamatan Banawa Selatan, dan bukan rahasia lagi desa Surumana desa sarangnya narkoba itu selalu mendapat pantauan dan informasi yang saya terima, tetapi kenapa, pada saat mendapatkan informasi dan pada saat penegakan hukum melaksanakan tugas, masyarakat nya membantu menghalang – halangi, hal itu salah satu contoh mobil brimob mengrebek narkoba di daerah tawael Kota Palu , malah masyarakat menghalang – halangi, penegak hukum.
Insyaallah kedepannya kami dari kepolisian bersama BNN Donggala mungkin bisa berkoordinasi tentu bagaimana kita harus serius.
Karena dari beberapa kejadian wilayah hukum Kecamatan Banawa Selatan ini, lagi maraknya pencurian hasil bumi hampir mayoritas notabene nya sabu – sabu, sudah beberapa kejadian laporan kami terima hilang beberapa kelapa, buah pala, tentu ujung – ujung nya pemakai narkoba semua, ujar Kapolsek Banawa Selatan Ipda Asri SH.
Akhirnya kita perlu sama – sama menyikapi dan cari solusi yang terbaik.
Makanya kami Polsek Banawa Selatan berkomitmen untuk tetap memerangi narkoba yang berada di wilayah Banawa Selatan.
Makanya kami di harapkan dalam pertemuan ini bisa ada solusi, bisa ada tindakan yang nyata jangan cuma sebatas pertemuan terus habis anggaran solusi tidak ada peningkatan kinerja, paling tidak bisa menghilangkan, bisa mencegah dari anak – anak siswa – siswi seperti di sekolah – sekolah.
Kami juga dari kepolisian selalu bersosialisasi kesekolah – sekolah, terang Kapolsek Banawa Selatan Ipda Asri, SH.
Hari yang sama Danramil 1306 – 06 / Banawa, hal ini di wakili Babinsa Desa Tanah Mea Sertu Usman berharap Kami
dapat membantu melakukan sosialisasi bahaya narkoba kepada anak – anak, terutama di desa – desa binaan mereka,
Kolaborasi ini dianggap sangat efektif untuk menjangkau masyarakat hingga ke tingkat paling bawah.
Beberapa alasan utama dan tujuan dari harapan tersebut.
Apa lagi mahasiswa sebagai agen perubahan artinya sesosok yang dekat dengan generasi muda, dan mahasiswa memiliki latar belakang usia yang relatif dekat dengan remaja dan pelajar, sehingga pesan yang di sampaikan akan mudah diterima ujar Sertu Usman.
Hal yang sama Kades Tanah Mea Hery Daud Widu mengatakan, Dalam sebuah acara dengan tofik : sosialisasi bahaya narkoba yang diadakan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata ( KKN) peran kepala desa sangat penting, memberikan dukungan penuh, memang kegiatan ini permintaan dari pada Mahasiswa KKN, dan saya menyambut baik dan Apresiasi kegiatan sosialisasi bahaya Narkoba, olehnya saya menghubungi BNN Kabupaten Donggala untuk kerja sama dalam memberikan sosialisasi dan sekaligus diadakan tes urin oleh BNN di mulai dari Kepala Desa, Kapolsek Banawa Selatan Ipda Asri, SH, Babinsa desa Tanah Mea Usman, ketua BPD, Sekdes, dan aparat desa, dan masyarakat, dan bahkan awak Media juga ikut tes urin ujar Kades Tanah Mea Hery Daud Widu.
Kades Berharap semoga di desa Tanah Mea bisa berkurang para pemakai narkoba sehingga bisa tercipta Desa Bersinar di desa Tanah Mea harap Kades Tanah MeaHery Daud Widu.
Salah satu tim bagian Rehabilitasi BNN Donggala Polber Tober Nainggolan, mengungkapkan, Rehabilitasi adalah suatu proses pemulihan bagi orang yang mengalami gangguan penyalah gunaan Narkoba baik waktu pendek, maupun panjang yang bertujuan agar orang tersebut dapat merubah prilaku negatif nya menjadi positif dan berfungsi kembali sebagai individu serta mahluk sosial dalam masyarakat, ujar Polder Tober Nainggolan bagian tim Rehabilitasi asal Medan ( mantan Pemakai Narkoba Kata beliau) yang kini sudah menjadi pegawai BNN Kabupaten Donggala
Sementara Tim bagian Pemberdayaan Masyarakat BNN Kabupaten Donggala Desimawati, Amd. Kep, menyampaikan, Kepada Masyarakat secara konsisten memberikan himbauan dan bimbingan Tehnis untuk memberdayakan masyarakat agar terlibat aktif dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap Narkotika.
Olehnya itu sosialisasi BNN pentingnya partisipasi masyarakat dalam upaya P4GN tidak dapat hanya dilakukan oleh aparat penegak hukum, tetapi juga memerlukan peran serta seluruh elemen masyarakat agen perubahan di lingkungannya, ujar Desimawati, Amd. Kep.
Lanjut Desimawati, Amd.Kep, kemudian membangun Desa Bersinar, BNN secara aktif mengkampanyekan program desa Bersinar ( Bersih Narkoba ) yang bertujuan untuk menggerakkan partisipasi masyarakat di tingkat desa dalam mencegah penyalahgunaan narkoba terang nya. ( HARD)







