
Bekasi,, patroli86.com ,, 2 November 2025 — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi menyebabkan luapan air sungai hingga merendam pemukiman warga di kawasan Pasar Seng, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara.
Sedikitnya 66 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 150 jiwa terdampak banjir dadakan yang terjadi pada Sabtu malam (1/11).
Air yang meluap dari aliran sungai masuk ke rumah-rumah warga di wilayah RT 01 RW 07 Desa Cikarang Kota.
Mengetahui kejadian tersebut, Kepala Desa Cikarang Kota, H. R.A. Gunawan, segera mendatangi lokasi bersama sejumlah pihak terkait, antara lain Bimaspol Aipda Asep Murod, Babinsa Koptu Budi Prasetyo, Danru Satpol PP, serta Danru BPBD Kabupaten Bekasi Dicka Riansyah.
Turut hadir pula tokoh pemuda Herman Boni, yang bersama tim relawan membantu evakuasi warga dan mendirikan tenda darurat yang disediakan oleh BPBD Kabupaten Bekasi.
Tak lama kemudian, Kapolsek Cikarang Utara Kompol Sutrisno, S.H., M.H., serta Camat Cikarang Utara H. Enop Can, S.H., M.Si., juga meninjau langsung kondisi warga terdampak banjir.
Keduanya bahkan berkeliling ke sejumlah titik lain di wilayah Cikarang Utara yang turut mengalami genangan akibat luapan sungai yang melampaui kapasitas aliran.
Warga berharap agar Pemerintah Kabupaten Bekasi memberikan perhatian khusus terhadap kondisi pintu-pintu air dan pengawasan aliran sungai. Kurangnya pengawasan dan masih maraknya kebiasaan membuang sampah ke sungai dinilai menjadi salah satu penyebab banjir yang terus berulang.
“Kami berharap ada tindakan nyata dari pemerintah. Pintu air perlu ditata ulang dan masyarakat juga harus disiplin menjaga kebersihan sungai,” ujar salah satu warga di lokasi.
Banjir yang terjadi secara serentak di beberapa titik Kabupaten Bekasi menjadi peringatan agar semua pihak meningkatkan koordinasi dalam pengelolaan sungai dan sistem drainase wilayah.***









