
Semarang,, patroli86.com,, 9 November 2025 – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Semarang meluncurkan program inovatif bernama “Ojol Auto Kamtibmas” sebagai langkah nyata mengimplementasikan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Program ini bertujuan memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan melibatkan ribuan pengemudi ojek online (ojol) di Kota Semarang.
Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari Apel Ojol Kamtibmas “Sauyunan Jaga Lembur” di Jawa Barat yang dipimpin langsung oleh Kapolri. Satlantas Polrestabes Semarang melihat potensi besar dari para pengemudi ojol sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan jalan raya.
Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, menjelaskan bahwa program “Ojol Auto Kamtibmas” akan memberdayakan pengemudi ojol sebagai bagian dari sistem deteksi dini.
“Mereka (pengemudi ojol) berada di lapangan setiap saat dan memiliki potensi besar untuk memberikan informasi terkait situasi kamtibmas, kemacetan, kecelakaan, hingga tindak kejahatan di jalan,” ujar AKBP Yunaldi.
AKBP Yunaldi menambahkan bahwa sinergi dengan komunitas ojol adalah wujud nyata kolaborasi antara Polri dan masyarakat. Keberadaan pengemudi ojol yang tersebar di seluruh kota akan menjadi jaringan informasi yang cepat dan efektif, memungkinkan kepolisian merespons setiap kejadian secara tepat waktu.
Para pengemudi ojol juga akan mendapatkan pelatihan dasar pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas dari Unit Dikyasa Satlantas dan Dinas Kesehatan Kota Semarang. Pelatihan ini bertujuan membekali mereka dengan keterampilan tanggap darurat untuk memberikan bantuan awal kepada korban sebelum petugas medis tiba.
“Kami ingin mereka memiliki kemampuan untuk membantu menyelamatkan nyawa pada masa golden time. Hal ini selaras dengan semangat Presisi Polri yang humanis, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik,” tutur AKBP Yunaldi.
Satlantas Polrestabes Semarang berkomitmen penuh untuk mendukung visi Kapolri dalam membangun sinergi antara Polri dan masyarakat menuju Indonesia Emas 2045. Semangat kolaborasi, partisipasi, dan kepedulian sosial akan menjadi fondasi utama dalam program ini.
“Ojol Auto Kamtibmas bukan sekadar kegiatan simbolis, melainkan gerakan bersama untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, dan kesejahteraan di jalan raya,” pungkas AKBP Yunaldi.









