
Halmahera Selatan // patroli86.com// —
Pelaksanaan Operasi Zebra Kie Raha 2025 oleh Satuan Lalu Lintas Polres Halmahera Selatan resmi berakhir setelah digelar selama dua pekan penuh. Operasi ini merupakan agenda nasional tahunan yang bertujuan meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan yang kerap terjadi di jalan raya.
Sejak hari pertama hingga penutupan, personel Satlantas Polres Halsel aktif melakukan pengawasan di berbagai titik strategis, termasuk kawasan padat lalu lintas, area sekolah, hingga ruas jalan utama yang menjadi jalur mobilitas masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Polres Halsel tetap mengedepankan pendekatan humanis melalui edukasi langsung kepada para pengendara, tanpa mengesampingkan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku.
Kasat Lantas Polres Halmahera Selatan, IPTU Irfan Muzaffar Sondani, S.Tr.K., mengungkapkan bahwa Operasi Zebra Kie Raha 2025 berjalan dengan aman dan kondusif. Ia menilai tingkat kesadaran masyarakat mulai menunjukkan peningkatan, terlihat dari jumlah pengendara yang mulai mematuhi aturan dasar seperti penggunaan helm SNI, kelengkapan surat-surat kendaraan, dan kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas.
“Operasi Zebra bukan sekadar kegiatan penindakan, tetapi lebih pada upaya menanamkan kembali kesadaran bahwa keselamatan berkendara adalah tanggung jawab bersama. Kami ingin masyarakat menyadari bahwa setiap pelanggaran kecil dapat berpotensi menimbulkan kecelakaan yang berdampak besar,” tegas Kasat Lantas.
Dalam operasi tersebut, Satuan Lalu Lintas Polres Halsel mencatat total 527 pelanggaran. Dari jumlah tersebut, 78 pelanggaran merupakan pelanggaran oleh pengendara roda dua dan roda empat. Selain itu, diberikan 92 teguran tertulis, sementara sisanya berupa teguran lisan kepada pengendara yang dinilai masih perlu diberikan pembinaan.
IPTU Irfan Muzaffar Sondani menjelaskan bahwa pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah pengendara yang tidak menggunakan helm, pengendara di bawah umur, serta kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat. Meski jumlahnya cukup signifikan, pihaknya memastikan bahwa pendekatan persuasif tetap menjadi prioritas agar masyarakat dapat menerima edukasi dengan baik.
,“Harapan IPTU Irfan Muzaffar Sondani, S.Tr.K.,, setelah Operasi Zebra ini usai, masyarakat tetap menjaga budaya tertib berlalu lintas. Keselamatan itu bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga yang menunggu di rumah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Polres Halmahera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan patroli rutin, kegiatan edukasi di sekolah-sekolah, serta sosialisasi melalui media guna menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di seluruh wilayah Halsel. Kegiatan penegakan hukum juga akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk konsistensi kepolisian dalam menciptakan jalan yang aman bagi seluruh pengguna.
Dengan berakhirnya Operasi Zebra Kie Raha 2025, Polres Halsel berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama ketika berkendara.
(Tim Red)








