
Pateoli86.com ,, Wajah bahagia terpancar dari wajah ribuan tenaga honorer di Kabupaten Lombok Barat, bertempat di Bencingah Agung, Kantor Bupati Lombok Barat, sebanyak 2.997 orang resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu.
Penyerahan SK secara simbolis ini dilakukan langsung oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ). Hal ini menandai babak baru bagi para pegawai, dimana masa berlaku SK mereka terhitung mulai tanggal 1 Januari 2026.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa LAZ ini menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan komitmen besar pemerintah daerah dalam menyelesaikan penataan tenaga Non-ASN.
”Pelantikan ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam memberikan kepastian status bagi tenaga honorer menjadi P3K Paruh Waktu,” tegas Bupati LAZ di hadapan ribuan P3K Paruh Waktu.
Dia juga menambahkan, bahwa langkah ini diharapkan dapat meningkatkan semangat kerja dan dedikasi para pegawai dalam melayani masyarakat, mengingat status kepegawaian mereka kini telah memiliki payung hukum yang jelas.
Sejak siang hari, Bencingah Agung sudah dipadati oleh ribuan P3K Paruh Waktu yang mengenakan pakaian seragam putih-hitam. Suasana acara Pelantikan tersebut berlangsung sangat khidmat, diawali dengan pembacaan doa bersama untuk kelancaran tugas para abdi negara tersebut.
Acara ini juga menjadi momentum konsolidasi birokrasi, turut menghadiri acara ini yakni, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli Bupati, hingga seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat se-Kabupaten Lombok Barat.
Berdasarkan data teknis, jumlah yang dilantik pada tahap pertama ini mencapai 2.997 orang dari total kuota keseluruhan sebanyak 3.601. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat memastikan bahwa sisa kuota yang belum terakomodasi pada tahap ini akan terus diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan pengangkatan ini, diharapkan tidak ada lagi kekhawatiran mengenai masa depan tenaga honorer di Lombok Barat, sehingga fokus utama kini beralih pada peningkatan kualitas pelayanan publik di seluruh lini pemerintahan desa hingga kabupaten.
Dan bagi para P3K Paruh Waktu, hari ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan akhir dari penantian. Salah satu pegawai yang dilantik, Sriatun, tidak bisa menyembunyikan rasa bangga dan bahagianya setelah resmi menerima status kepegawaian yang baru.
”Alhamdulillah, setelah menunggu, kami mendapatkan NIP dan SK Paruh Waktu. Ada rasa bangga dan bahagia yang luar biasa,” ungkap Sriatun dengan nada penuh syukur.
”Selanjutnya kami akan memperbaiki Kinerja kami. Harapannya semoga ke depan jauh lebih baik lagi, terutama dalam hal pengabdian dan tentu saja kesejahteraan,” pungkasnya.








