
Donggala – Sulteng,, patroli86.com,,
Kades BPD melakukan rapat efesiensi anggaran, seperti di desa Tompe, Kecamatan Sirenja, yang fokus pada penggunaan Dana Desa ( DD) 2026 sesuai Permendes No. 16 Tahun 2025 untuk prioritas utama.
Rapat ini menekankan penghematan dengan mengalokasikan
dana pada sektor krusial seperti di Desa Tompe, juga di lakukan untuk percepatan APBDes, demikian dikatakan Kades Tompe Drs.Herry Hasby, Kepada Awak Media Ini usai Pimpin Rapat Efisien Anggaran di Ruang Kantor Desa Tompe, Rabu, 27 Febuari 2026.
Kades Tompe Drs. Herry Hasby mengatakan, rapat Efesiensi anggaran desa,adalah prioritas penggunaan dana yakni Dana Desa ( DD ) di fokuskan pada tujuh bidang prioritas ( Pendidikan, Kesehatan, Fisik, BLT, Ketahanan Pangan, Keagamaan, operasional).
Kemudian Kepatuhan Regulasi ialah mengikuti Permendes nomor 16 Tahun 2025, mengenai Fokus penggunaan dana .
Kemudian lagi pembangunan Fisik, seperti drainase dan tanggul di prioritaskan,
Jadi berkolaborasi BPD terlibat aktif dalam penetapan RKPDes dan APBDes untuk memastikan Anggaran sasaran.
Efesiensi dan percepatan adalah Pemerintah tingkat Kabupaten/ Kecamatan mendorong percepatan APBDes. Agar lebih efisien.
Rapat ini bertujuan untuk memastikan setiap anggaran desa di gunakan secara efektif, efisien, dan bermanfaat langsung bagi masyarakat, ujar Kades Tompe Drs. Herry Hasby
Kades Tompe Drs. Herry Hasby mengungkapkan, penetapan dan Pembahasan APBDes hari ini Kami Pemerintah Desa Akan Reparasi mengundang kurang lebih 105 orang masyarakat Desa Tompe terkait pembahasan terkait APBDes ini Kenapa? Pertanyaan Kades, karena memang pembahasan APBDes tahun 2026 ini, transparansi dan terbuka kepada Masyarakat.
Jadi tidak ada saling curiga mencurigai, saling tuduh menuduh dan inilah bukti nyata bahwa saya sebagai Kepala Desa membuka dan secara terbuka tentang penggunaan dana desa tahun 2026, tegas
Kades Tompe Drs Herry Hasby
Olehnya dengan harapan nya acara pembahasan APBDes hari ini desa lebih maju lagi.
Kades Menambahkan, memang sesungguh secara dratis penurunan memang masyarakat agak sedikit kecil hati, cuman mau di apa, ini adalah program Negara dan Pemerintah Pusat yang punya Program mau tidak mau harus di terima, tutur Kades Tompe Hery Hasby, SE.
Hal senada juga di sampaikan Ketua BPD Desa Tompe Riswan S. berharap, Supaya Anggaran ini transparans dan keterbukaan dengan Masyarakat, semua masyarakat bisa mengaudit ini barang, karena ini demi kemajuan Desa Tompe.
Kami juga sangat merasa dengan penurunan anggaran ini terutama, tadi ada pegawai Sara mengeluh tapi apa boleh buat, mungkin dengan ini akan terbuka hati Bupati Donggala Vera Elena Laruni, SE, untuk mencarikan solusi pegawai Sara bagaimana kedepan nya.
Dan semoga dengan di tetapkan nya APBDes ini Desa Tompe maju selamanya, harap Riswan Sahran.
Acara ini di hadiri Langsung Kepala Desa Tompe Drs. Herry Hasby, Ketua BPD Riswan Sahran, Anggota BPD Irfan ( Wakil BPD), Hermantu ( Sekretaris) Asman anggota, Deni Ati Anggota, Sekdes Saminuddin, Semua Perangkat Desa Tompe.
Kegiatan ini berlangsung aman dan lancar. ( ARM ).








