
Salatiga – PATROLI 86.COM ,, Senyum hangat dan sapaan akrab menyelimuti Aula Kodim 0714/Salatiga pada Senin sore, 9 Maret 2026. Mulai pukul 16.30 hingga 21.00 WIB, tempat ini berubah menjadi wadah persaudaraan yang erat, di mana sekitar 200 orang berkumpul untuk berbagi kebahagiaan dalam acara buka puasa bersama dan tarawih silaturahmi. Mengusung tema “Ramadhan memperkokoh Spirit Ibadah dan Toleransi Menuju Salatiga yang Lebih Baik”, kegiatan ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan bukti nyata bahwa keberagaman adalah kekayaan yang menyatukan.
Kehangatan acara semakin terasa dengan kehadiran berbagai elemen penting dari masyarakat dan aparat. Sosok Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, SH. MH., menjadi salah satu sorotan hangat yang turut hadir memeriahkan dan mempererat tali persaudaraan di bulan suci ini. Ia bergabung bersama Dandim 0714/Slg Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho S.I.P., M.M, Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit, M.Si., Walikota Salatiga dr. Robby Hernawan, Sp.OG, Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi, S.H., S.I.K., M.H., serta Kapolres Kabupaten Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si.
Kehadiran H. Ngesti Nugraha tidak hanya melengkapi pertemuan ini, tetapi juga menjadi simbol sinergi yang kokoh antara pemerintah kabupaten, pemerintah kota, legislatif, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam menjaga kerukunan. Tak ketinggalan, pimpinan instansi lain seperti Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Kemenag, Baznas, hingga tokoh agama dari NU, Muhammadiyah, MUI, dan FKUB turut hadir melengkapi kebersamaan ini. Jajaran perwira, anggota, dan PNS Kodim 0714/Salatiga juga hadir penuh semangat, menjadikan acara ini perayaan persatuan yang utuh.
Dalam sambutannya yang penuh makna, Dandim 0714/Slg Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kehadiran seluruh tamu undangan, termasuk H. Ngesti Nugraha. “Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum berharga untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT,” ujarnya.
Ia pun menekankan pesan bijak dari bulan Ramadhan yang sangat relevan bagi kehidupan berbangsa. “Ramadhan mengajarkan kita kesabaran, kepedulian sosial, dan kualitas ibadah. Bagi kami sebagai aparat, nilai-nilai ini adalah pedoman dalam tugas: mendekatkan diri dengan masyarakat, menjaga persatuan, dan selalu hadir memberikan solusi bagi setiap permasalahan di wilayah,” tambahnya. Dandim juga berharap, persatuan antara ulama dan umaro dapat menjadi pondasi kuat yang menciptakan suasana aman, tentram, dan damai—suasana yang tentunya didukung pula oleh kehadiran dan dukungan dari para pemimpin daerah dan aparat, termasuk Bupati Semarang.
Rangkaian acara berjalan dengan penuh khidmat dan tertib. Acara buka puasa dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menyejukkan hati, dilanjutkan dengan tausiyah pencerahan dari Bapak KH. Fauzi Arkhan, M.Ag., hingga momen menyentuh hati saat pemberian bingkisan kepada anak yatim. Saat matahari terbenam dan malam tiba, suasana beralih ke acara tarawih silaturahmi yang tak kalah meriah. Tausiyah malam kali ini disampaikan oleh Bapak Prof. Dr. H. Sa’adi, M.Ag., yang memberikan pesan-pesan kebaikan, diakhiri dengan pemberian bingkisan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai wujud kepedulian sosial yang nyata.
Seluruh kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kehangatan. Kehadiran H. Ngesti Nugraha, SH. MH., di tengah kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah kabupaten dalam menjaga kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat. Di tengah dinamika kehidupan, momen ini menjadi pengingat yang indah bahwa persatuan adalah kekuatan terbesar. Semoga semangat kebersamaan yang terbangun ini terus bersemi, menjadi landasan kuat yang membawa Salatiga dan Semarang menuju masa depan yang semakin maju, damai, dan sejahtera bagi seluruh warganya.
( Red/Panji)






