
Ketapang— patroli 86.com ,, Marau Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kecamatan Marau bersama Pemerintah Kecamatan Air Upas melakukan peninjauan langsung ke Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Air Upas guna memastikan kesiapan pasokan listrik bagi masyarakat.
Peninjauan yang dilaksanakan pada Selasa (10/3) tersebut dipimpin langsung oleh Camat Marau Vitalis Alpha Edyson, S.T. bersama Camat Air Upas Nopen, S.E., M.A.P. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut jajaran pemerintah kecamatan serta personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Dalam kunjungan itu, rombongan melihat secara langsung kondisi mesin pembangkit, fasilitas pendukung operasional, serta kesiapan teknis pengelolaan PLTD Air Upas dalam menghadapi meningkatnya kebutuhan listrik masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Camat Marau, Vitalis Alpha Edyson, mengatakan bahwa peninjauan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kecamatan terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan listrik selama momentum hari besar keagamaan.
Kunjungan ini kami lakukan untuk memastikan secara langsung kesiapan pengelola PLTD dalam menjaga stabilitas pasokan listrik bagi masyarakat, terutama menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Camat Marau Esau Londong, S.P., M.E. mengungkapkan bahwa sejumlah wilayah di Kecamatan Marau, khususnya bagian utara seperti Riam Batu Gading, Runjai Jaya, Bantan Sari, Belaban, Batu Payung Dua, dan Randai, masih kerap mengalami pemadaman listrik yang menjadi keluhan masyarakat.
Menurutnya, sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah, pihak kecamatan merasa perlu turun langsung ke lapangan guna melihat kondisi sebenarnya sekaligus mencari solusi bersama pihak terkait.
Pemadaman listrik yang cukup sering terjadi tentu menjadi perhatian kami. Karena itu kami datang langsung untuk mengetahui penyebabnya serta mendorong langkah penanganan yang dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan vendor pengelola PLTD Air Upas menjelaskan bahwa pemadaman listrik yang terjadi selama ini bukan disebabkan oleh kerusakan mesin pembangkit, melainkan karena meningkatnya konsumsi listrik masyarakat serta bertambahnya jaringan distribusi yang harus dilayani.
Ia menjelaskan bahwa sebagian wilayah Kecamatan Marau juga mendapatkan suplai listrik dari pembangkit di Nanga Tayap, sehingga dalam kondisi tertentu terjadi penurunan tegangan akibat tingginya beban daya.
Sebagai upaya mengatasi defisit daya tersebut, PT PLN (Persero) melalui vendor pengelola saat ini tengah mempersiapkan pembangunan tapak mesin pembangkit tambahan di area PLTD Air Upas. Mesin pembangkit baru tersebut direncanakan akan segera didatangkan untuk memperkuat kapasitas pasokan listrik di wilayah Marau dan sekitarnya.
Selain itu, pihak PLN juga secara rutin melakukan pembersihan serta perintisan jalur jaringan listrik guna menjaga keandalan distribusi dan meminimalisir potensi gangguan di lapangan.
Menjelang Idul Fitri, masyarakat juga diimbau untuk menggunakan listrik secara bijak dan menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu jaringan listrik.
Apabila terjadi gangguan listrik, masyarakat dapat melaporkan melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi Call Center 123 yang melayani pengaduan selama 24 jam.
Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan pasokan listrik di wilayah Kecamatan Marau dan sekitarnya tetap stabil sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah serta merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman dan nyaman.(Thomas dp)








