
Patroli 86.com ,, Dalam beberapa waktu terakhir, warga di sejumlah wilayah harus menghadapi antrean panjang di SPBU, bahkan tidak sedikit yang pulang tanpa mendapatkan BBM.
Kondisi ini sangat kontras dengan pernyataan pemerintah sebelumnya yang menyebutkan bahwa stok BBM dalam kondisi aman.
Realita di lapangan justru menunjukkan hal sebaliknya. Jika pasokan benar-benar aman, seharusnya masyarakat tidak perlu mengantre
berjam-jam hanya untuk mendapatkan beberapa liter bahan bakar. Situasi ini
memunculkan dugaan adanya permainan oknum dalam rantai distribusi BBM. Praktik penimbunan
atau penyimpangan distribusi kerap menjadi penyebab klasik yang membuat pasokan di tingkat masyarakat tiba-tiba menghilang.
Yang menjadi sorotan adalah lambannya respons dari pihak terkait dalam menyikapi persoalan ini. Hingga kini belum terlihat langkah tegas
untuk menelusuri penyebab kelangkaan ataupun memastikan distribusi BBM berjalan sesuai aturan.
Padahal persoalan BBM bukan sekadar soal antrean di SPBU, tetapi menyangkut aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari nelayan, petani, hingga pelaku usaha kecil
yang sangat bergantung pada bahan bakar.menurut keterangan salah satu masyarakat yang memberi komentar kepada wartawan
Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa pengawasan serius, maka bukan tidak mungkin kelangkaan BBM akan terus berulang dan membuka ruang bagi oknum-
oknum yang ingin mengambil keuntungan dari situasi. Masyarakat pun berhak menuntut transparansi dan tindakan tegas agar distribusi BBM benar-benar sampai kepada yang membutuhkan,
bukan justru hilang di tengah jalan. Tuturnya masyarakat kepada awak media patroli 86 com (th)








