
Patroli86.com – Menanggapi keluhan masyarakat terkait ketersediaan energi, Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menginstruksikan tim gabungan dari Dinas Perdagangan, Satpol PP, dan Pertamina untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan gas LPG 3 kg di wilayah Kabupaten Lombok Timur, Rabu (25/3/2026).
Langkah tegas ini diambil untuk memastikan tidak ada “permainan” distribusi yang menyebabkan kelangkaan atau kenaikan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) menjelang hari besar keagamaan. Bupati menekankan bahwa pengawasan harus diperketat agar subsidi pemerintah benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.
Dalam arahannya, Bupati Haerul Warisin menekankan beberapa poin penting:
- Tindak Tegas Penimbunan: Bupati menginstruksikan pencabutan izin bagi pangkalan atau agen yang terbukti melakukan penimbunan atau menjual di atas HET secara tidak wajar.
- Koordinasi dengan Pertamina: Pemerintah Kabupaten telah bersurat secara resmi kepada Pertamina untuk memastikan tambahan kuota stok guna mengantisipasi lonjakan permintaan di masyarakat.
- Sinergi Pengawasan: Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut memantau distribusi di tingkat desa agar penyaluran LPG tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa terbebani oleh sulitnya mendapatkan gas LPG. Jika ditemukan pangkalan yang bermain harga, segera laporkan agar bisa langsung kami tindak sesuai aturan yang berlaku,” ujar Bupati Haerul Warisin dalam keterangannya.
Langkah ini diambil setelah adanya keluhan warga terkait sulitnya mendapatkan LPG 3 kg, di mana harga di tingkat pengecer sempat melonjak.






