
TOUNA – patroli 86.com ,, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Tojo Una-Una terus memperketat pengawasan terhadap praktik penangkapan ikan yang merusak lingkungan.
Pada Senin (27/4/2026), personel Satpolairud menyisir wilayah Desa Siatu, Kecamatan Batudaka, untuk memasang spanduk imbauan bertajuk “Stop Destructive Fishing”.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 11.30 hingga 17.30 WITA ini dipimpin oleh Aipda Ahmad Mulhakam dan Aipda Adirsan. Fokus utama aksi ini adalah mengedukasi masyarakat pesisir mengenai bahaya penggunaan bahan peledak dan zat kimia dalam menangkap hasil laut.
Kasat Polairud, Iptu Kadek Agung A.P, S.H., menegaskan bahwa pemasangan spanduk ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan langkah preventif untuk menyelamatkan ekosistem bawah laut di wilayah kepulauan.
“Kami mengimbau dengan sangat kepada warga masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan, agar dalam mencari nafkah tidak lagi menggunakan bom ikan, bius, atau bahan perusak lainnya. Kita harus menjaga ekosistem laut agar tetap lestari untuk generasi mendatang,” ujar Iptu Kadek Agung.
Lebih lanjut, Iptu Kadek menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan membangun kesadaran kolektif warga pesisir. Selain aspek lingkungan, kegiatan ini menjadi jembatan bagi Polri untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat yang tinggal di pelosok kepulauan.
Menurut Iptu Kadek, kehadiran personel di lapangan merupakan bukti nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan dan keamanan warga pesisir. Dengan edukasi yang humanis, diharapkan tidak ada lagi pelanggaran hukum yang dilakukan nelayan akibat ketidaktahuan.
“Tujuan besar kami adalah terciptanya suasana yang aman dan nyaman. Ketika masyarakat dan Polri bersinergi menjaga laut, maka keamanan wilayah pesisir akan terjaga dengan sendirinya,” pungkasnya.
Melalui pemasangan spanduk di titik-titik strategis Desa Siatu ini, Satpolairud Polres Tojo Una-Una berharap praktik destructive fishing dapat ditekan hingga titik nol, demi keberlangsungan terumbu karang dan kekayaan hayati laut Tojo Una-Una.







