
Patroli 86.com ,, Langkah ini dinilai strategis untuk mengembalikan kejayaan PRP seperti era 90-an sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif dan UMKM.ujarnya kepada publik 1/5/2026
Satarudin mengenang, pada masa lalu PRP merupakan agenda tahunan yang sangat dinantikan masyarakat dengan lokasi utama di Gedung Arena Remaja (sekarang Pontianak
Convention Center/PCC). Tahun ini, PRP memasuki tahun kedua penyelenggaraannya setelah sempat vakum lama, karanya
dan dipusatkan di halaman Rumah Radakng selama 14 hari.
“Saya ingat dulu PRP ini diadakan setiap tahun di era 90-an.
Tahun ini adalah tahun kedua pelaksanaan kembali. Jika tahun lalu di PCC, sekarang di Rumah Radakng. Harapannya, selama 14 hari ke depan
masyarakat ramai berkunjung sehingga pelaku UMKM mendapatkan rezeki dari perputaran ekonomi di sini,” ujar Satarudin, Jumat (1/5/2026).
Satarudin memberikan catatan penting agar PRP tahun depan menjadi magnet yang lebih kuat bagi wisatawan.
Ia menekankan perlunya keterlibatan aktif dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN, dan BUMD untuk mengisi stan-stan pameran.
Menurutnya, jika pihak swasta seperti pelaku usaha thrifting, pakaian, hingga marketing perumahan antusias terlibat, maka instansi pemerintah pun harus hadir
memberikan pelayanan publik di lokasi acara.
Seharusnya pemerintah, BUMN, dan BUMD bisa terlibat juga.
Dengan adanya stan pelayanan seperti pembuatan KTP atau pengurusan perizinan usaha, masyarakat akan merasa semakin dekat
dengan pemerintah,” katanya.
Ia juga menyoroti fakta bahwa PRP sejauh ini masih berjalan secara mandiri tanpa bantuan anggaran dari APBD Pemkot Pontianak.
Satarudin berharap tahun depan pemerintah bisa berkontribusi melalui skema kolaborasi dengan pihak ketiga agar kemasan acara lebih maksimal,
kreatif, dan sejajar dengan Pekan Raya Jakarta (PRJ)(Thomas dp)







