
Pontianak, Kalbar – patroli 86.com ,, 5 Mei 2026_
Pemerintah Kabupaten Mempawah berkomitmen penuh mendukung program Reforma Agraria melalui sinergi lintas sektor, khususnya dalam penataan aset dan akses masyarakat terhadap lahan.
Penegasan ini disampaikan pada Rapat Koordinasi Awal Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang digelar di Pontianak, Senin 5/5/2026.
Bupati Mempawah Hj. Erlina, S.H., M.H. menyatakan, penataan aset dan akses lahan bagi masyarakat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah
serta mengurangi ketimpangan penguasaan lahan. Reforma agraria bukan sekadar bagi sertifikat. Tapi bagaimana lahan itu produktif
dan mensejahterakan petani, nelayan, serta pelaku UMKM di Mempawah,” ujarnya.
Bupati Erlina menambahkan, Pemkab Mempawah siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat, Pemprov Kalbar, Kantor Wilayah BPN,
serta seluruh pemangku kepentingan. “Kami selalu siap bersinergi guna memastikan program reforma agraria berjalan efektif
dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.pada tanggal 5/5/2026
Rakor Awal GTRA Kalbar 2026 membahas rencana kerja strategis terkait legalisasi aset, redistribusi tanah, pemberdayaan masyarakat,
dan penyelesaian konflik agraria di 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat. Untuk Kabupaten Mempawah,
fokus tahun ini pada percepatan sertifikasi tanah masyarakat dan pendampingan akses permodalan bagi kelompok tani.
hj_erlina bupati mempawah Reforma Agraria GTR Kalbar 2026*
Versi Caption Medsos 5 Mei 2026:
Senin, 5 Mei 2026
Bupati Mempawah Hj. Erlina hadiri Rakor Awal GTRA Kalbar 2026 di Pontianak.
Poin penting:
Pemkab Mempawah dukung penuh Reforma Agraria Sinergi lintas sektor: tata aset akses lahan untuk rakyat Target: kurangi ketimpangan, dongkrak ekonomi petani & UMKM
Reforma Agraria harus kasih manfaat nyata untuk masyarakat Mempawah. Kami siap kolaborasi dengan pusat & provinsi,” – Hj. Erlina katanya pada publik 5/5/2026(Thomas dp)








