
Patroli86.com – TP PKK Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal, melakukan survei dan diskusi awal penentuan desa dampingan TP PKK Provinsi NTB Tahun 2026 di Kantor Desa Taman Ayu, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (8/5).
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam menyinergikan program TP PKK Provinsi NTB dengan potensi dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa.
Dalam sambutannya, Bunda Sinta menegaskan bahwa gerakan PKK pada 2026 akan diarahkan agar lebih memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi NTB yang berfokus pada pembangunan berbasis desa.
“Langkah yang tepat saat ini adalah membangun dari desa. Dari 40 Desa Berdaya yang menjadi fokus pemerintah provinsi, kami ingin mengambil peran di dua kabupaten, yaitu Lombok Timur dan Lombok Barat, untuk melakukan pendampingan intensif,” ujarnya.
Ia menjelaskan, TP PKK NTB ingin memastikan setiap program pendampingan berjalan tepat sasaran melalui penguatan koordinasi dan monitoring hingga tingkat desa.
Menurutnya, diskusi bersama masing-masing kelompok kerja (Pokja), baik di tingkat provinsi, kabupaten, maupun desa, menjadi penting untuk menentukan fokus intervensi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami meminta komitmen dari teman-teman di desa dan kabupaten untuk terus berjalan bersama, agar apa yang dilakukan provinsi dan kabupaten tidak tumpang tindih,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Taman Ayu, M. Tajudin, memaparkan sejumlah potensi yang dimiliki desanya, mulai dari kelembagaan masyarakat yang aktif, seperti BUMDes, Karang Taruna, kelompok disabilitas, hingga program pendidikan kesetaraan.
Selain itu, Desa Taman Ayu juga memiliki potensi alam dan budaya, termasuk pelestarian seni tatah wayang yang didukung melalui anggaran desa.
Tajudin juga menjelaskan keterlibatan perempuan dalam program energi terbarukan berbasis biomassa yang saat ini tengah dikembangkan di desa tersebut.
“Kami membangun sinergitas dalam rangka merajut sejahtera dari desa. Semua unsur, baik pendamping desa berdaya maupun PKH, kami kumpulkan untuk bekerja bersama-sama dalam memberdayakan perempuan, khususnya dalam intervensi energi terbarukan,” jelasnya.
Ketua TP PKK Kabupaten Lombok Barat, Ayu Indra Rukmana Zaini, menyampaikan harapannya agar kolaborasi tersebut mampu mempercepat penurunan angka kemiskinan di Lombok Barat.
Menurutnya, Desa Taman Ayu memiliki potensi besar di sektor UMKM dan kerajinan tenun yang dapat dikembangkan melalui program pendampingan terpadu.
Usai kegiatan diskusi, Bunda Sinta bersama rombongan meninjau sejumlah fasilitas dan program unggulan di Desa Taman Ayu, di antaranya Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), pengolahan biogas, serta aktivitas para penenun lokal.





