
KETAPANG KAL-BAR,, patroli 86.com ,, Ratusan warga dan kepala desa menyampaikan tuntutan tegas kepada perusahaan perkebunan kelapa sawit PT .FAFE (FALOCON AGRI FERSADA)
terkait HGU CSR dan KEMITRAAN ,
pada tanggal 12 Mei 2026 ini dipicu oleh dugaan pelanggaran dalam penerbitan hak Guna usaha atau HGU, PT.Falcon Agri Persada atau FAFE dan PT umekah Sari Pratama sejak 2009
yang diklaim belum pernah mendapat kesepakatan atau ganti rugi, dan dari masyarakat menuntut perusahaan segera mengeluarkan HGU.dari area permukiman dan kebun atau permukiman Arel desa yang masih dalam HGU ,
warga melakukan audit plasma 20% serta menjamin transparansi koperasi termasuk penghapusan utang petani dan pembagian SHU secara terbuka masyarakat juga menuntut terealisasi CSR secara nyata
Untuk mensejahtrakan masyarakat . seperti meliputi pemberdayaan ekonomi perbaikan Jalan secara rutin layanan kesehatan beasiswa hingga pembangunan sumur bor akibat pencemaran sungai,
Selain itu keluarga Meminta alokasi tanah kas Desa 6 hektar perdesa di buat satu hamparan disetiap desa dan di kasi papan nama supaya terpantau dan mudah di mengawasi nya,dan di prioritas tenaga kerja lokal serta penghentian kriminalisasi dengan pendekatan Humanis dan penyelesaian melalui hukum adat ,
masyarakat memberi ultimatum agar seluruh tuntutan direalisasikan sesuai regulasi serta meminta bupati Ketapang hadir sebagai mediator jika tercapai kesepakatan akses perusahaan akan dibuka kembali melalui ritual adat
Ditegaskan 14 orang kepala desa kec jelai hulu kab Ketapang meminta kepada bapak bupati Ketapang Alexander Wilyo, DPRD Ketapang, bapak gubernur Kalimantan barat, bapak presiden RI
Kami dari desa
1.Desa semantun
2.Desa biku sarana
3.Desa asam jelai
4.Desa penyarang
5.Desa periangan
6.Desa kusik batu lapu
7.Desa tebing berseri
8.Desa Deranuk
9.Desa perigi
10.Desa Kesuma jaya
11.Desa Riam danau Kanan
12.Desa pangkalan suka
13.Desa limpang
14.Desa karang Dangin
Meminta petinggi daerah supaya lebih cepat membantu urusan kami didalam memperjuangkan hak masyarakat desa tersebut, bukan untuk kepentingan pribadi kami sebagai kepala desa
Kami semata mata memperjuangkan hak masyarakat ditindas perusahaan tersebut Samapai sekarang belum ada jawaban yang pasti, patroli 86 com (Thomas DP)








