
Patroli86.com – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal, mengajak generasi muda untuk membangun disiplin diri dan mental tangguh dalam menghadapi tantangan kehidupan. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Desa Berdaya bersama Dinas Kesehatan Provinsi NTB di Pondok Pesantren Darul Mubarok NW Yasnuhu Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Rabu (19/5).
Di hadapan para santri, Sinta menegaskan pentingnya membiasakan diri hidup disiplin sejak usia muda agar mampu menghadapi realitas kehidupan yang penuh tantangan.
“Dalam masa-masa muda kalian ini, kalian itu harus bisa keras. Keraslah kepada diri sendiri sebelum dunia ini yang keras kepada kalian. Jadi kalian harus bisa mendisiplinkan diri, bisa menguatkan diri. Menghilangkan dan melawan kata malas itu. Karena kalau tidak, dunia ini, lingkungan ini itu tidak seindah yang ada di Drama Cina CEO itu gak ada. Bohong itu. Gak ada CEO nyamar. Kalau sudah CEO ya dia CEO aja,” tegas Ketua TP PKK.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga niat baik dalam setiap langkah kehidupan. Menurutnya, niat yang baik akan membawa seseorang pada lingkungan dan energi positif.
“Kalau niat kita baik, kita akan mengundang energi-energi baik mendekat kepada kita maka kebaikanlah yang ada di sekitar kita,” pesan Sinta.
Dalam dialog bersama santri, Sinta turut mengajak para remaja untuk merencanakan masa depan dengan matang, termasuk dalam mempersiapkan pernikahan. Ia menyarankan agar pernikahan dilakukan setelah usia 21 tahun demi kesiapan fisik dan mental yang lebih matang.
Selain itu, ia juga mengedukasi pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin, minimal seminggu sekali. Menurutnya, TTD tidak hanya bermanfaat bagi santriwati, tetapi juga mendukung kesehatan santri laki-laki, terutama dalam menjaga fokus, daya tahan tubuh, serta fungsi kognitif.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Lombok Timur, Ra’yal Ain Haerul Warisin, mengajak masyarakat untuk membiasakan pola hidup sehat melalui langkah-langkah sederhana, seperti menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi buah dan sayur, rutin memeriksakan kesehatan, serta menghindari rokok dan minuman beralkohol.
“Mari kita bersama-sama melakukan hal ini. Kesehatan ini atau kebersihan ini bukan saja sebagai tanggung jawab daripada Dinas Kesehatan atau dinas terkait tetapi tanggung jawab dari semua elemen masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan Kampanye GERMAS Desa Berdaya tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov NTB dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya pola hidup sehat, kesiapan mental, dan pembangunan kualitas sumber daya manusia sejak dini.







