
Patroli 86.com ,, Kecamatan Sandai kabupaten Ketapang Kalbar tanggal ,15/6/2026
Empat tambak budidaya udang vaname di Kabupaten Sambas dan Bengkayang, Kalimantan Barat, mendapat tindakan penyegelan dari Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak dalam rangka pengawasan sektor perikanan
Kepala Stasiun PSDKP Pontianak, Bayu Yuniarto Suharto, mengungkapkan bahwa tim pengawas menemukan berbagai temuan administratif dan teknis saat melakukan pemeriksaan terhadap tambak yang menjadi objek pengawasan
Temuan yang disampaikan petugas mencakup sejumlah aspek, mulai dari kelengkapan perizinan yang masih perlu dipenuhi hingga penggunaan obat ikan yang tidak terdaftar di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
“Penyegelan tersebut dilakukan dalam operasi pengawasan yang berlangsung pada 11-12 Juni 2026 kemarin,” kata Bayu dalam keterangan tertulis, Minggu (14/6/2026)
Bayu Yuniarto Suharto menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan, tambak yang dikelola PT PK di kawasan Sungai Keran, Kabupaten Bengkayang, diketahui masih memiliki sejumlah dokumen yang belum terpenuhi, termasuk sertifikat standar terverifikasi, sertifikat CBIB, serta PKKPRL
Selain di Bengkayang, hasil pemeriksaan di Kabupaten Sambas juga menemukan bahwa dua lokasi tambak yang dikelola PT PK di Desa Sebubus masih belum memiliki sertifikat standar terverifikasi dan sertifikat Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB)
Selain belum memiliki sertifikat standar terverifikasi, perusahaan tersebut diketahui menggunakan obat ikan yang tidak terdaftar secara resmi
“Pada lokasi tambak lainnya, petugas turut menemukan penggunaan obat-obatan ikan yang tidak teregister di KKP,” ujar Bayu
Bayu menegaskan penggunaan obat-obatan yang tidak teregister berpotensi membahayakan kualitas hasil budidaya sekaligus mencemari lingkungan perairan
Kepemilikan sertifikat standar, CBIB, dan legalitas obat ikan merupakan instrumen krusial untuk menjamin bahwa produk udang yang dihasilkan aman dikonsumsi, bermutu tinggi, dan proses budidayanya tidak merusak daya dukung lingkungan setempat,” ujar Bayu),, Thomas dp patroli 86 com kapelwil Kalbar)








