
Kota Palu – patroli 86.com ,, Sulteng Gempa Mengguncang Palu, Sehingga saya panik dan Ngeri – ngeri, dan saya sangat trauma pada tahun lalu terjadi Gempa di Palu, Donggala, dan Sigi Tahun 2018.
Mudah – mudahan ini tidak terulang lagi jangan ada gempa yang susulan lagi dan kita harus tetap waspada.
Karena takut kalau ada gempa susulan lagi, jadi harap sabar masyarakat dan waspada terjadi susulan ulangnya, demikian dikatakan Anggota DPRD ( Dewan Perwakilan Daerah) Provinsi Sulawesi Tengah Fraksi Partai Demokrat, Anggota Komisi II Bidang Ekonomi, D.ra. Marlela, M.Si, Kepada Awak Media Ini di depan rumah, habis berlarian keluar rumah akibat gempa kekuatan 4,0 – 6, 7 Skala Richter, Pukul 10 , 40 – dan susulan Pukul 13 – 30, Selasa, 16 Juni 2026.
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Dra. Marlela, M.Si, Mengatakan, ketika terjadi gempa, saya sementara di dalam kamar lagi besisir rambut, mau persiapan di Wawancara oleh Wartawan, Namun tiba – tiba ada guncangan yang terus – terusan sangat keras, ada gempa, saya, keluarga serta salah seorang Jurnalis dari Media, yang sedang bertamu ( rencana mau Wawancara) justru kaget dan ikut keluar dari rumah Dewan untuk menyelamatkan diri, bersama warga lainnya.
Dan titik gempanya di perkirakan di mana, sementara masih menunggu informasi, saya juga kurang tahu juga, yang jelas kuat sekali getaran gempa nya, ujar Drs. Marlela.M.Si.
Gempa ini menurut Anggota Dewan Provinsi Sulawesi Tengah Ini sebesar 6,5 Skala Richter tepat pukul 10.40 WITA, didapat info tentangga dan kebetulan Staf Pegawean di BPBD Provinsi Sulawesi Tengah.
Olehnya itu Anggota Dewan Provinsi Sulteng berharap supaya tidak terjadi lagi bencana yang lebih besar dan dahsyat lagi seperti terdahulu, Kita berdoa Kepada Allah SWT, jangan adalagi gempa susulan, dan berharap masyarakat tetap berjaga – jaga, waspada jangan dulu banyak dalam rumah dan antisipasi, himbau Ibu Marlela.
Hal senada di katakan Pegawai BPBD ( Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Israfil kebetulan rumahnya depan Anggota Dewan Ibu Dra. Marlela, M.Si, Perumahan Palupi Permai Kota Palu, menuturkan, Kami dan keluarga sangat kaget dan gemetar langsung keluar rumah dengan ada nya gempa.
Kami juga trauma terjadi gempa Tahun 2018 silam.
Beliau juga langsung di hubungan dari BPBD Kabupaten Buol, katanya titik gempa berada di kelautan Buol. dan mencapai 6, 7 Skala Richter tepat Pukul 10. 40 WITA, tutur Israfil.
Juga di katakan salah satu warga Masyarakat Perumahan Palupi Permai Kota Palu ibu Siti Ramatiyah ( 50) dan juga tetangga ibu Dewan, menyatakan, Saya kaget dan panik, bersama anak – anak langsung berlari keluar rumah, kami teringat gempa terbesar tahun 2018 silam, apa lagi tadi Kami sementara menonton TV, tiba – tiba – tiba ada gempa dan rumah bergoyang luar biasa, kata Ibu Siti.
Semua warga masyarakat Perumahan Permai Kota Palu berhamburan keluar rumah, akibat gempa, bahkan warga sudah panik, dan Warga Masyarakat tetap bertahan beberapa jam di halaman rumah Warga masing – masing dan belum masuk rumah takut nya ada susulan lagi. ( ADM ).







