
Patroli 86.com ,, Wisatawan: Prosedur Aman, Adaptasi Bahasa & Aturan Lokal Jadi Kunci Nyaman_
Entikong/Perbatasan – 19 Juni 2026
Kaperwil Kalbar Media Patroli http://86.com, Pak Thomas DP,
melakukan pemantauan langsung di daerah perbatasan Indonesia dengan Malaysia pada 17 Juni 2026.
Hasil pantauan menunjukkan pemeriksaan dokumen di pos lintas batas berjalan cukup ketat.
Berdasarkan pengalaman pribadinya bersama keluarga yang berlibur ke Malaysia, proses pemeriksaan paspor memakan waktu cukup lama.
Kami sekeluarga mau berliburan ke tetangga Malaysia itu cukup lama juga untuk diperiksa tentang paspor
yang kita bawa masing-masing. Hampir kurang lebih satu jam diperiksa ke paspor masing-masing,
tapi karena paspornya resmi yang berjalan dengan aman. Selama hampir satu jam karena antrian terlalu panjang maka agak kesulitan
keterlambatannya pemeriksaan tersebut,” ujar Pak Thomas DP.
Setelah pemeriksaan selesai, perjalanan dilanjutkan menggunakan kendaraan DAMRI
khusus dari perbatasan menuju kota di Malaysia. Waktu tempuh kurang lebih 4 jam.
Sebagai orang baru, adaptasi awal terasa kaku, terutama terkait aturan merokok yang lebih ketat di ruang publik
dan perbedaan bahasa saat memesan mau pesan kopi dan mau makanan.itu yang agak sulit meyebutnya
Namun setelah dua hari berada di kota tersebut, adaptasi berjalan lebih cepat. “
Selama dua hari di kota itu kita cepat mengetahuinya dengan bahasanya dan terdisiplin
orang di kota Malaysia itu. Sampai kami mau kembali ke Indonesia kita hampir bergaul dengan negara tetangga, orang cukup sopan
dan tidak ada yang dicurigakan, anggap aja di daerah Indonesia,” jelasnya.
Catatan Redaksi:*
Informasi berdasarkan pantauan dan pengalaman pribadi Kaperwil Kalbar Media Patroli http://86.com Pak Thomas DP
tanggal 17 Juni 2026.
Durasi pemeriksaan dapat bervariasi tergantung kepadatan antrian, kelengkapan dokumen, dan jam operasional pos lintas batas.
Redaksi menyarankan calon wisatawan memastikan paspor, visa/izin masuk, dan memahami aturan lokal seperti larangan merokok
di area publik, jam operasional, serta etika budaya setempat.
Redaksi terbuka menerima data resmi dari Bea Cukai, Imigrasi, dan pengelola DAMRI
Perbatasan untuk pemberitaan berimbang) Thomas dp kaperwil Kalbar patroli 86 com)






