
Ketapang- patroli 86.com ,, Mateus Yudi, S.E.,M.Si, Wakil DPRD Kab Ketapang dalam hal ini sekaligus Dewan Pertimbangan DAD Kabupaten Ketapang menghadiri Penutupan Pekan Gawai Adat Dayak ke XII di Kecamatan Simpang Dua, Kabupaten Ketapang, Sabtu (20/06/2026).
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S.Sos.,M.Si. Dalam hal ini diwakili Sekretaris Daerah Repalianto, S.Sos.,M.Si. secara resmi menutup Pekan Gawai Adat Dayak (PGAD) ke-XII di Kecamatan Simpang Dua Kabupaten Ketapang.
Pekan Gawai Adat Dayak ke XII telah mencapi titik puncak penyelanggaraan kegiatan yang dilaksanakan sejak tanggal 16 Juni 2026 hingga 20 Juni 2026 di Kecamatan Simpang Dua Kabupaten Ketapang dengan secara resmi ditutup ditandai pemukulan gong sebanyak tujuh kali oleh Bupati Ketapang diwakili Sekretaris Daerah Repalianto, S.Sos.,M.Si.
Hadir dalam penutupan kegiatan tersebut, Forkopimda Kabupaten Ketapang, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Mateus Yudi, S.E.,M.Si., Asisten Setda Ketapang, para Kepala OPD, Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Ketapang, Camat Simpang Dua beserta staf, para Camat se Kabupaten Ketapang, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, DAD se Kabupaten Ketapang, para undangan dan masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ketapang Mateus Yudi, S.E.,M.Si., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kecamatan Simpang Dua, Para Panitia, aparat dan Masyarakat yang telah berkerja keras menyukseskan Kegiatan Pekan Gawai Dayak Ke XII, disampaikan juga Gawai Dayak adalah bentuk rasa syukur atas hasil panen, limpahnya rezeki yang telah kita terima sepanjang tahun tentunya dalam penutupan ini bukanlah menjadi sebuah kegiatan festival tetapi untuk merayakan kemenangan dan kebersamaan kita semua sebagai Bangsa Indonesia yang memiliki keberagaman Budaya.
Adapun tujuan Pekan Gawai Dayak ini adalah kegiatan dengan maksud menjaga dan melestarikan Kebudayaan kita, menjaga tali persaudaraan antar etnis dan budaya serta menanamkan rasa bangga akan budaya leluhur kepada generasi muda kita mendatang.
“Harapan dengan kegiatan ini sebagai masyarakat Dayak kita harus buktikan bahwa masyarakat Dayak adalah masyarakat yang maju dan mampuh bersaing positif dengan komponen sesama anak Bangsa namum tidak melupakan akan budayanya karena Budaya adalah identitas kita kehilangan Budaya berarti kehilangan Jati diri maka marilah kita menjaga dan melestarikan Budaya Dayak agar tidak ditelan zaman” ujar Wakil Ketua DPRD Kab Ketapang Mateus Yudi, S.E.,M.Si.
Bupati Ketapang dalam hal ini di Wakili Setda Kabupaten Ketapang Repalianto, S.Sos.,M.Si. mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada Panitia Pelaksana, Dewan Adat Dayak, Pemerintah dan seluruh masyarakat yang telah berhasil meyukseskan Pekan Gawai Dayak Ke XII sehingga berjalan lancar, aman dan sukses.
Harapannya Kegiatan Pekan Gawai Adat Dayak ini menjadi sarana untuk menjaga identitas Budaya mempererat persaudaraan serta mewariskan nilai-nilai Adat Dayak kepada generasi muda dengan melalui berbagai perlombaan yang telah diselenggarakan seperti, pertunjukan seni budaya, Pameran, kerajinan merupakan asset budaya yang harus di jaga dan dilestarikan dan dikembangkan. Selain itu Pekan Gawai Dayak Ke XII bukan hanya menjadi seremonial tahunan tetapi juga bentuk untuk memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat memperkokoh selamat gotong royong serta mendukung Pembangunan Ketapang yang maju harmonis dan sejahtera.
“Selamat Kepada yang telah meraih prestasi dalam mengikuti beberapa perlombaan jadikan pretasi tersebut sebagai motivasi untuk terus berkarya dan melestarikan Budaya Daerah” Ujar Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.Sos.,M.Si. dalam hal ini di wakili Setda Kabupaten Ketapang.
Beberapa rangkaian acara dalam kegiatan penutupan Pekan Gawai Dayak Ke XII di antaranya Penyerahan Petaka DAD untuk tuan rumah PGD Ke XIII Kabupaten Ketapang kepada DAD Kecamatan Singkup, Penyerahan Pemenang Juara Umum PGD Kabupaten Ketapang ke XII Tahun , Penyerahan Buku Pama Baris.**Humpro#SekretariatDPRDKetapang)Thomas dp patroli 86 com kaperwil Kalbar)







