
Transparansi Anggaran Diapresiasi, Rincian Kegiatan Diminta Dibuka
TANGGAMUS, -PATROLI86.COM Pemerintah Pekon Tegal Binangun, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus telah memasang banner publikasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Pekon APB-Pekon Tahun Anggaran 2026. Langkah ini diapresiasi sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Namun, dari data yang dipublikasikan terdapat beberapa catatan yang menjadi perhatian. Total belanja pekon pada tahun ini lebih besar dari total pendapatan. Selisih tersebut kemudian ditutup melalui pembiayaan, sehingga anggaran dinyatakan berimbang.
Beberapa Poin yang Perlu Klarifikasi
Terjadi Defisit Anggaran Pendapatan pekon lebih kecil dari rencana belanja. Warga berhak mengetahui untuk kegiatan apa selisih tersebut digunakan, serta dari mana sumber pembiayaan penutup defisit itu berasal.
Porsi Belanja Pemerintahan Dominan,Belanja untuk Bidang Pemerintahan menjadi porsi terbesar dalam APB-Pekon tahun ini. Sementara alokasi untuk Bidang Pembangunan, Pembinaan, Pemberdayaan, serta Penanggulangan Bencana memiliki porsi yang jauh lebih kecil. Keseimbangan alokasi ini menjadi pertanyaan, apakah sudah sesuai dengan kebutuhan prioritas warga di lapangan.
Ketergantungan pada Dana Transfer
Pendapatan Asli Desa yang bersumber dari Bumdes memiliki nilai yang sangat kecil. Hampir seluruh pendapatan pekon masih bergantung pada Dana Desa dan Alokasi Dana Pekon dari Pemerintah Pusat dan Daerah.Hal ini memunculkan pertanyaan terkait upaya pemerintah pekon dalam meningkatkan kemandirian dan pendapatan asli desa.
“Kami mengapresiasi Pempek yang sudah transparan dengan memasang banner. Harapannya, selanjutnya juga dibuka rincian kegiatan per bidang, agar warga tahu dan bisa ikut mengawasi,” ujar salah seorang warga Tegal Binangun.
Hingga berita ini diturunkan, PATROLI86.COM masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Kakon Tegal Binangun terkait detail rencana penggunaan anggaran di masing-masing bidang.
Maulani







