
Ketapang – patroli 86.com ,, 12 Juli 2026, Pukul 20.00 WIB*
Keluhan masyarakat terkait BBM di SPBU Kota Ketapang kembali mencuat. Pada tanggal 12 Juli 2026 pukul 20.00 WIB*, warga yang berkumpul di pasar dan warung kopi Pasar Baru Ketapang* membincangkan masalah antrean panjang setiap hari dan mahalnya harga BBM di tingkat pengeceran.
Menurut keterangan warga, antrean di setiap SPBU Kota Ketapang sudah menjadi pemandangan biasa. Di sisi lain, harga BBM di pengeceran dinilai tidak sesuai dengan daya beli masyarakat kurang mampu.
Berikut perbandingan harga yang disampaikan warga:
Pertalite: Di SPBU Rp10.000/liter, di pengeceran dijual lebih tinggi
– Pertamax Di SPBU Rp16.600/liter, di pengeceran dijual Rp18.000/liter
– pertalit di spbbu 10 perliter di pengeceran 13000/ perliter
Setiap hari kami lihat antrean di SPBU. Kalau beli di pengeceran harganya mahal. Pertamax di SPBU 16.600, di pengeceran bisa 18 ribu. Ini sangat memberatkan bagi kami yang penghasilannya pas-pasan. Harapannya ke pihak penegak hukum jangan dibiarkan,”_ ujar salah satu warga di warung kopi Pasar Baru Ketapang.
Warganegara berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang, Pertamina, dan Aparat Penegak Hukum* segera melakukan pengawasan dan penindakan agar distribusi BBM lancar dan harga di pengeceran tidak memberatkan masyarakat.
Stabilnya harga dan ketersediaan BBM dinilai sangat penting untuk menunjang aktivitas ekonomi, transportasi, dan kebutuhan sehari-hari warga Kota Ketapang.
Harap Penegak Hukum Tidak Membiarkan Praktik yang Memberatkan Masyarakat_
Catatan Redaksi Media Patroli http://86.com:*
Kelangkaan dan mahalnya harga BBM di pengeceran berdampak langsung pada nelayan, ojek, dan pekerja harian.
Media Patroli 86 mendukung pengawasan ketat agar tidak ada penimbunan dan penjualan BBM di atas HET.
Lokasi:* Warung Kopi, Pasar Baru Ketapang
Tanggal & Waktu:* 12 Juli 2026, Pukul 20.00 WIB
Hormat kami,*
KAPERWIL PATROLI 86 KALIMANTAN BARAT*
*Beserta Jajaran http://Patroli86.com Kabupaten Ketapang)Thomas dp kaperwil Kalbar)







