
TANGGAMUS –PATROLI86.COM– Puluhan pedagang Pasar Pagi GSG Talangpadang, Kabupaten Tanggamus menggelar aksi damai, 21 Juli 2026. Mayoritas peserta aksi adalah ibu-ibu pedagang yang menggantungkan hidup dari pasar tersebut.
Dalam aksinya, para pedagang membentangkan spanduk besar bertuliskan “KAMI SELURUH PEDAGANG PASAR PAGI GSG TALANGPADANG MENOLAK PEMBONGKARAN TEMPAT KAMI BERJUALAN”
Mereka juga membawa poster tulisan tangan. Salah satunya berbunyi ,”Diam ditindas, bersuara dilindas”,dan sindiran dalam bahasa Jawa yang intinya meminta pemimpin agar tidak semena-mena terhadap wong cilik.
“Kami menolak pembongkaran. Kontrak kami masih sampai 2029. Kami minta tempat kami dilindungi, bukan digusur,” ujar salah satu orator aksi.
Aksi ini merupakan buntut dari rencana penertiban yang akan dilakukan Pemkab Tanggamus di area Pasar GSG. Sebelumnya, petugas Satpol-PP juga sudah turun ke lokasi untuk pengamanan.
Para pedagang berharap pemerintah dapat mencari solusi win-win solution tanpa harus membongkar lapak yang sudah menjadi sumber nafkah mereka selama bertahun-tahun.
Maulani







