
Warga, “Sudah Tidak Layak Jadi Panutan!”
TANGGAMUS, LAMPUNG – PATROLI86.COM
Selasa, 29 Juli 2026
Pekon Banjar Negeri Dusun Belok 6, Kecamatan Gunung Alif meledak.
Dalam 6 bulan, warga dua kali turun ke jalan. Alasannya sama, kecewa dengan Kepala Pekon, CR.
Kepercayaan warga sudah runtuh. Dana dipertanyakan. Kelakuan dipertanyakan.
Senin, 19 Januari 2026. Kantor Pekon Banjar Negeri dipadati massa.
Tuntutan warga tegas, AUDIT DANA DESA 2022-2024!
Warga curiga. Anggaran tidak transparan. Banyak proyek fisik “janggal”. Pengelolaan ,BUMDes pun dituding sewenang-wenang,
tuntutan inti warga,Pemeriksaan Anggaran, oleh APH dan Inspektorat Tanggamus ,Transparansi Pembangunan, titik lokasi proyek
,Audit Kinerja Kakon, secara menyeluruh
“Kami sudah muak. Uang rakyat harus jelas,” teriak orator saat itu.
Belum tuntas, muncul kasus baru.
Jumat, 24 Juli 2026 pukul 08.00 WIB. Warga berinisial AN mengaku jadi korban.
Pelakunya? Oknum Kepala Pekonnya sendiri, CR.Lokasinya? Di rumah korban.
“Saya tidak nyangka. Saya diraba dan dicium bibirnya. Saya malu sekali,” ujar AN.
Kasus ini makin panas saat rembuk Pengakuan tersebut disaksikan oleh,
,Dodoi Tri Pamuka,- adik kandung CR,
,Izet Saripudin, Ernawati, – keluarga AN,
serta ,Ketua BHP dan Kadus setempat,.
Tapi aneh. Saat itu CR melarang rembuk direkam.Hasilnya? Mediasi BUNTU. Tidak ada tanggung jawab.
“Kalau kekeluargaan tidak selesai, saya laporkan ke Polres. Harga diri saya sudah diinjak,” tegas AN.
Bagi warga, ini bukan kebetulan. Ini pola.
“CR selaku Kepala Pekon seharusnya jadi panutan. Melindungi warga, jujur kelola uang desa.Ini malah sebaliknya. Dana dipertanyakan, kelakuan dipertanyakan. Masyarakatnya malah dibuat ketakutan,” ujar warga.
dikonferensi bungkam total
Sebagai bentuk keberimbangan, media PATROLI86. sudah kirim pesan WhatsApp ke CR untuk hak jawab terkait kasus ini.
Hasilnya? Dibaca. Tidak dibalas.
Hingga berita ini tayang, CR memilih diam.
PATROLI86, mendesak Bupati Tanggamus, Inspektorat, Camat Gunung Alif, dan P2TP2A, segera turun tangan.
Banjar Negeri butuh pemimpin bersih dan perlindungan untuk korban.
ML






