
KAYONG UTARA 8 Agustus 2026 Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 resmi berakhir. Gubernur Kalimantan Barat menutup secara resmi rangkaian MTQ yang berlangsung di Kabupaten Kayong Utara, Sabtu malam.
Malam penutupan yang digelar di Pelataran Eks Sail Selat Karimata, Pantai Pulau Datok, Sukadana, dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Ketapang H. Achmad Sholeh, ST., M.Sos., Anggota DPRD Anton B. Sa’i, Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., Wakil Bupati Jamhuri Amir, SH., Sekda Ketapang Repalianto,S.Sos.,M.Si jajaran Forkopimda, serta para kafilah dan tamu undangan dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.
Penutupan menjadi momentum penting setelah seluruh rangkaian perlombaan MTQ berlangsung. Agenda diawali dengan lagu Indonesia Raya dan Mars MTQ, pembacaan doa, laporan panitia, hingga pembacaan keputusan Dewan Hakim mengenai peserta terbaik dan perolehan peringkat masing-masing daerah.
Berdasarkan Keputusan Dewan Hakim MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 Nomor 10/KEP.DH/MTQ-XXXIV/PROV/VIII/2026, Kabupaten Ketapang menempati peringkat VI dengan 114 poin.
Sementara itu, Kabupaten Kubu Raya keluar sebagai juara umum dengan 213 poin. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Mempawah dengan 202 poin dan Kota Pontianak dengan 178 poin. Kabupaten Sambas berada di peringkat IV dengan 159 poin, sedangkan tuan rumah Kabupaten Kayong Utara menempati peringkat V dengan 124 poin.
Keikutsertaan Ketapang dalam MTQ tingkat provinsi menjadi bagian dari upaya daerah dalam memperkuat pembinaan generasi Qur’ani. Para kafilah Ketapang berkompetisi di berbagai cabang dengan membawa nama daerah sekaligus menunjukkan hasil pembinaan yang telah dilakukan.
Ketua DPRD Ketapang H. Achmad Sholeh mengapresiasi perjuangan seluruh kafilah, pelatih, pendamping dan pihak-pihak yang terlibat dalam pembinaan peserta MTQ.
Menurutnya, MTQ memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kompetisi. Ajang tersebut menjadi ruang untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus membangun karakter generasi muda.
“Yang paling penting bukan hanya hasil perlombaan, tetapi bagaimana semangat membaca, memahami dan mengamalkan Al-Qur’an terus tumbuh di tengah masyarakat,” kata Achmad Sholeh.
Ia berharap hasil MTQ XXXIV menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi pembinaan kafilah Ketapang agar prestasi daerah dapat terus meningkat pada penyelenggaraan berikutnya.
Dalam rangkaian penutupan, Gubernur Kalimantan Barat menyampaikan sambutan sekaligus menutup secara resmi MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026.
Prosesi dilanjutkan dengan penurunan bendera MTQ diiringi Hymne MTQ. Bendera MTQ kemudian diserahkan kepada Kota Pontianak sebagai tuan rumah MTQ XXXV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2027.
Dengan penyerahan tersebut, penyelenggaraan MTQ Kalbar secara resmi memasuki babak berikutnya. Kabupaten Kayong Utara menutup perhelatan sebagai tuan rumah, sementara Kota Pontianak bersiap melanjutkan estafet penyelenggaraan pada 2027.
Malam penutupan kemudian diakhiri dengan tarian penutupan dan hiburan, sekaligus menandai berakhirnya seluruh rangkaian MTQ XXXIV Kalbar Tahun 2026.
Humas DPRD Ketapang)kaperwil Kalbar Thomas dp)





