
Polres Bangli, – Pagi itu sirine alarm stelling tiba-tiba meraung di Mapolres Bangli. Dalam hitungan detik, 345 personel bergerak cepat. Ada yang mengambil tameng, ada yang menempati pos, ada yang mengamankan jalur. Itulah gambaran Simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando yang digelar Polres Bangli pada Selasa, 18 Agustus 2026 pukul 08.30 hingga 09.25 WITA.
Simulasi ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Bangli Kompol I Gede Sudyatmaja, S.H., M.H., didampingi Kabag Ops Kompol Bambang Haryanto, S.H. Tujuannya satu: memastikan Polres Bangli siap menghadapi segala bentuk ancaman terhadap markas.
Setelah alarm berbunyi, personel segera menempati ploting. Pengamanan Mako dibagi 4 sisi: selatan oleh Pleton 1 Kabag SDM 32 personel, utara oleh Pleton 2 Kasat Lantas 24 personel, timur oleh Pleton 3 Kabag Log 32 personel, dan barat oleh Danton 4 Kasubag Bin Ops 25 personel.
Untuk pengamanan luar, Pleton 5 Ps. Kabag Ren 27 personel jaga kediaman pimpinan dan Sasana Bhayangkara. Danton 6 Kasat Polairud 38 personel jaga Mako Samapta dan Polairud. Sementara ruang tahanan dijaga 6 personel Padal Pam Rutan IPDA I Wayan Budiaraga.
Kekuatan terbesar ada di Kompi Dalmas. 147 personel di bawah Kasat Samapta AKP Anak Agung Gede Purwita disiagakan sebagai garda terdepan pengendali massa.
Usai seluruh skenario selesai, kegiatan ditutup dengan konsolidasi. Di sinilah evaluasi dilakukan secara terbuka.
Dalam arahannya, Wakapolres Bangli Kompol I Gede Sudyatmaja menekankan hasil yang didapat dari latihan ini.
” Yang pertama, saya lihat respon personel terhadap alarm sudah cepat. Begitu bunyi, semua langsung bergerak ke pos. Itu artinya kesiapsiagaan sudah terbangun,” Ujarnya.
“Yang kedua, sistem pengamanan kita sudah berjalan efektif. Pembagian tugas di 8 titik terbukti mampu mengamankan seluruh area vital Mako dan kediaman pimpinan. Tidak ada celah,” lanjut beliau.
” Dan yang ketiga, koordinasi antar fungsi sudah semakin baik. Komunikasi antara pleton, danton, sampai Kompi Dalmas berjalan lancar. Tidak ada kebingungan, tidak ada tumpang tindih,” tegas Kompol Sudyatmaja.
Wakapolres juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel atas semangat dan kedisiplinan yang ditunjukkan. Beliau mengingatkan agar latihan seperti ini terus dilakukan secara rutin agar naluri dan prosedur semakin melekat.
“Ingat, kita tidak pernah tahu kapan ancaman itu datang. Maka kesiapan hari ini adalah jaminan keamanan kita besok,” Pungkasnya.








