
Halmahera Selatan//Patroli86.com// Personel Satuan Samapta Polres Halmahera Selatan bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di empat titik berbeda pada Kamis (10/9/2026).
Respons tersebut dilakukan setelah personel menerima laporan masyarakat terkait munculnya titik api di sejumlah wilayah. Petugas langsung dikerahkan untuk mencegah api meluas, termasuk mendekati permukiman warga.
Titik pertama berada di Desa Kupal, Kecamatan Bacan. Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.00 WIT di sekitar permukiman warga. Saat tiba di lokasi, personel mendapati api mulai menjalar dan berpotensi mendekati rumah warga.
Personel Sat Samapta bersama masyarakat kemudian melakukan pemadaman menggunakan air dan peralatan yang tersedia di lokasi. Setelah sekitar satu jam berjibaku, api berhasil dipadamkan.
Belum berselang lama, sekitar pukul 15.00 WIT, personel kembali menerima laporan kebakaran di samping Kantor Bawaslu Desa Kampung Makian, Kecamatan Bacan.
Personel Sat Samapta langsung menuju lokasi dan melakukan pemadaman menggunakan peralatan sederhana. Upaya tersebut kemudian diperkuat personel Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) hingga api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian.
Selanjutnya, sekitar pukul 16.00 WIT, dua titik Karhutla dilaporkan terjadi di wilayah Desa Omamoi, Kecamatan Bacan Selatan.
Titik pertama berada di sekitar ruas jalan Omamoi menuju Sawadai. Api dilaporkan telah merambat hingga ke pinggir jalan. Personel Sat Samapta bersama personel Kompi 2 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Maluku Utara dan Damkar langsung melakukan pemadaman.
Setelah sekitar satu jam penanganan, api di titik tersebut berhasil dipadamkan.
Namun, petugas kembali menerima laporan adanya kebakaran di area perkebunan warga yang masih berada di wilayah Desa Omamoi. Personel Sat Samapta bersama Brimob dan Damkar kembali bergerak ke lokasi.
Pemadaman dilakukan menggunakan peralatan Damkar serta alat sederhana yang tersedia di lokasi. Petugas juga membuat pembatas untuk mencegah api merambat ke area yang lebih luas.
Setelah beberapa jam dilakukan penanganan, api di lokasi tersebut akhirnya berhasil diamankan.
Kapolres Halmahera Selatan melalui Kasi Humas Ipda Hermansyah mengatakan, respons cepat personel terhadap laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, penanganan cepat diperlukan untuk mencegah Karhutla meluas dan membahayakan permukiman maupun lahan milik warga.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla. Jangan membuka lahan dengan cara membakar dan jangan membuang puntung rokok sembarangan. Jika melihat adanya titik api, segera laporkan agar dapat ditangani sebelum api meluas,” ujar Ipda Hermansyah.
Hingga penanganan selesai, penyebab pasti kebakaran di empat lokasi tersebut belum dapat dipastikan.
Polres Halsel kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi kemarau dan cuaca panas. Aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk pembakaran lahan tanpa pengawasan dan membuang puntung rokok sembarangan, diminta untuk dihindari.
Kepedulian dan kewaspadaan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam mencegah Karhutla kembali terjadi dan meluas.
(Humas polres halsel)






