
DENPASAR BARAT — Dalam rangka memperkuat sinergi dan kepedulian terhadap sektor pertanian serta ketahanan pangan di wilayah Kota Denpasar, Danramil 1611-07/Denbar Mayor Cke Made Oka bersama Ketua HKTI Kota Denpasar I Ketut Ngurah Aryawan menghadiri kegiatan presentasi dan koordinasi bersama para pengurus Subak yang ada di wilayah Denpasar Barat, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk membangun komunikasi dan koordinasi antara TNI, HKTI, serta para pelaku dan pengelola pertanian, khususnya dalam mendukung keberlangsungan sektor pertanian di tengah perkembangan wilayah perkotaan.
Danramil 1611-07/Denbar Mayor Cke Made Oka menyampaikan bahwa keberadaan Subak merupakan bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal Bali. Untuk itu, diperlukan sinergi dan komunikasi yang berkelanjutan antara aparat kewilayahan, HKTI, pemerintah daerah, serta para petani.
Harapan Danramil
Danramil berharap melalui kegiatan ini terjalin hubungan yang semakin erat antara TNI, HKTI dan para pengurus Subak, sehingga berbagai kendala yang dihadapi petani dapat dikomunikasikan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dalam mendukung sektor pertanian, meningkatkan kepedulian terhadap keberadaan Subak, serta mendorong upaya bersama dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Denpasar Barat.
Langkah ke Depan
Sebagai langkah ke depan, Koramil 1611-07/Denbar bersama HKTI Kota Denpasar akan terus membangun komunikasi dengan para pengurus Subak dan instansi terkait, melakukan pendampingan sesuai kebutuhan di lapangan, serta mendorong kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan para petani.
Melalui sinergi yang berkelanjutan tersebut, diharapkan sektor pertanian tetap dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus menjaga keberadaan Subak sebagai warisan kearifan lokal Bali.






