
SURABAYA – JALAN GIRI RAYA MENCEKAM!
Lokasi Kejadian: Jalan Giri Raya / Girilaya No. 35, RT 05 RW 03, Kelurahan Banyu Urip, Kecamatan Sawahan, Surabaya, Jawa Timur – Gang Sempit Padat Penduduk! | Waktu Kejadian: Senin, 21 September 2026 – Pukul 12.49.33 WIB Siang Bolong – Laporan Masuk Command Center 112 | Waktu Respon: 7 Menit – Petugas Tiba Pukul 12.55.21 WIB | Korban: Kusma Sari (29) – Warga Tambak Mayor VIII, Kelurahan Asemrowo, Kec. Asemrowo, Surabaya | Pelaku: SI (40-an) – Diduga Berstatus PNS – Calon Suami Korban – PENGECUT KABUR BAWA CELURIT – DPO POLSEK SAWANAN! | Barang Bukti: Sebilah Celurit Panjang Berkarat | Luka Korban: Luka Robek Menganga di Lengan Kanan 12 Jahitan & Luka Sobek Kaki Kiri 8 Jahitan Akibat Rebutan Celurit | Penanganan: BPBD Kota Surabaya Baju Orange + TGC Dukuh Pakis + Polsek Sawahan + Babinsa & Bhabinkamtibmas + Praja Sawahan | RS Rujukan: RS DKT Kodam Brawijaya Surabaya.
BIADAB! CALON SUAMI YANG SEHARUSNYA MELINDUNGI JUSTRU JADI PENJAGAL!
Surabaya siang itu diguncang teriakan wanita minta tolong dari dalam kontrakan pengap di Giri Raya! Seorang wanita 29 tahun tergeletak bersimbah darah, lengannya robek menganga setelah nekat merebut celurit yang diayunkan calon suaminya sendiri yang diduga PNS!
detik-detik petugas BPBD Kota Surabaya baju orange dengan sarung tangan putih berjongkok menahan darah korban di dalam rumah tembok lembab dengan kipas angin hitam di depannya dan bikin muak se-Surabaya!
Pelakunya? Kabur! Pengecut!
KRONOLOGI SENIN BERDARAH – 21 SEPTEMBER 2026 – GIRI RAYA JADI SAKSI!
Pukul 12.49.33 WIB – Senin, 21/09/2026 – Laporan Darurat Masuk 112:
Command Center 112 Kota Surabaya menerima laporan panik warga: “Ada perempuan dibacok di Jalan Girilaya No.35, tolong!”
Tanpa buang waktu, petugas gabungan meluncur! Waktu respon hanya 7 menit – tiba di lokasi Pukul 12.55.21 WIB. Cepat! Tapi pelaku sudah kabur duluan!
yang menggelegar:
> “Pertikaian berdarah terjadi di Jalan Giri Raya Surabaya Jawa Timur melibatkan sepasang kekasih pada Senin (21/9/2026).”
Pemicu Sepele Yang Bikin Otak PNS Ini Korslet: ANAKNYA DIMARAHI!
Menurut audio transcript warga dan keterangan tetangga kontrakan, pasangan yang kabarnya sudah akan menikah ini cekcok mulut hebat di dalam rumah. Korban Kusma Sari menegur anak pelaku SI yang nakal.
SI yang diduga berstatus PNS, yang seharusnya berotak dan beretika, malah emosi tidak terkontrol! Kalap! Dia masuk ke dapur dan mengambil sebilah celurit panjang!
> “Korban wanita mengalami luka robek di lengan kanan akibat mencoba merebut celurit yang diayunkan pelaku karena emosi anaknya dimarahi”
Kusma Sari yang ketakutan melihat celurit diayunkan ke arahnya, dengan sisa tenaga mencoba MEREBUT CELURIT ITU DENGAN TANGAN KOSONG! Pertarungan hidup mati terjadi di kamar sempit itu!
CRASSS! Mata celurit yang tajam menyabet lengan kanan dan kaki kirinya! Darah muncrat ke tembok!
> “Korban wanita mengalami luka robek di lengan kanan, akibat mencoba merebut celurit yang diayunkan pelaku, karena emosi anaknya dimarahi.”
Teriakan Kusma Sari memecah gang sempit Giri Raya! Warga berhamburan mendobrak pintu!
Evakuasi Dramatis Di Kamar Pengap:
Dalam evakuasi yang bikin geram, korban tampak duduk bersandar lemas di tembok kamar yang lembab dan catnya mengelupas, di depan kipas angin hitam, luka lengan kanannya diperban seadanya yang sudah merah darah, dikelilingi petugas BPBD Kota Surabaya baju orange dengan sarung tangan putih dan anggota Polsek Sawahan yang menahan amarah.
> “Perempuan 29 tahun terluka diduga akibat benda tajam di Jalan Girilaya, Surabaya. Korban mendapat penanganan awal dan dibawa ke RS DKT Kodam.”
Korban dalam kondisi sadar tapi pucat karena kehabisan darah, langsung dapat penanganan awal dari Tim Gerak Cepat (TGC) Dukuh Pakis dan dilarikan dengan ambulans TGC Posko Terpadu ke RS DKT Kodam Surabaya didampingi keluarga yang menangis histeris.
FAKTA YANG BIKIN DARAH MENDIDIH!
1. PELAKU SI – DIDUGA PNS – PENGECUT BURON! JADI DPO!
Setelah membacok calon istrinya sendiri, pelaku SI yang diduga berstatus PNS tidak berani tanggung jawab! Dia langsung kabur membawa celurit berdarah!
> “Pelaku berinisial SI yang diduga berstatus PNS kini sedang dalam pengejaran intensif oleh pihak Polsek Sawahan Polrestabes Surabaya”
Di lokasi kejadian, aparat lengkap sudah mengepung:
– Polsek Sawahan Polrestabes Surabaya
– Praja Kecamatan Sawahan
– Babinsa & Bhabinkamtibmas Sawahan
– Posko Terpadu Dukuh Pakis & Ambulans TGC
Kapolsek Sawahan Kompol Akhyar geram dan membenarkan pengejaran intensif! Tim Reskrim sudah mengantongi identitas dan alamat pelaku!
2. JERAT HUKUM BERLAPIS – SIAP-SIAP DIPECAT TIDAK HORMAT!
Pelaku biadab ini terancam pasal berlapis:
– Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang Penganiayaan Berat dengan Sajam – ancaman 5 tahun penjara!
– Pasal 2 Ayat 1 UU Darurat No.12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Tajam Tanpa Hak – ancaman 10 tahun penjara!
– UU No. 23 Tahun 2004 tentang KDRT jika terbukti hubungan serumah!
– Jika terbukti PNS, BKPSDM Kota Surabaya & BKN akan proses PEMBERHENTIAN SEMENTARA TIDAK HORMAT! PNS kok bawa celurit bacok perempuan!
3. Kondisi Korban Terkini – Masih Trauma!
Per Selasa, 22 September 2026 – Pukul 09.00 WIB, korban Kusma Sari masih terbaring di RS DKT Kodam Brawijaya dengan luka sobek dijahit 12 jahitan di lengan kanan dan 8 jahitan di kaki kiri. Kondisi stabil, sudah bisa dimintai keterangan oleh Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya. Tapi trauma berat!
Warga Jalan Giri Raya No.35 yang muak bersuara:
> “Warga berharap korban segera pulih. Kami juga berharap kejadian ini bisa segera diketahui penyebabnya oleh pihak kepolisian. PNS kok kelakuannya kayak preman celurit!” ujar warga sekitar yang tidak mau disebut namanya karena takut.
PERINGATAN KERAS UNTUK SI PENGECUT!
Jika Anda melihat pelaku SI, ciri-ciri pria 40-an, diduga PNS, kulit sawo matang, tinggi sekitar 165cm, yang kabur di sekitar Sawahan / Asemrowo / Tambak Mayor, segera hubungi 110 atau Polsek Sawahan di (031) 5342038! JANGAN LINDUNGI PENJAHAT!
Jangan biarkan Kusma Sari berjuang sendiri! Seret pelaku ke penjara!
Tim Redaksi Billy Pratama Raharjo- Surabaya, Senin 21 September 2026 – Berita ini akan terus kami update sampai pelaku tertangkap!








