
Halmahera selatan//Patroli86.com// – Personel Polres Halmahera Selatan bersama unsur TNI, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), dan masyarakat bergerak cepat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di areal perkebunan pohon jati, Desa Wayamiga, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Minggu siang (27/9/2026).
Kebakaran tersebut diketahui setelah personel Satuan Samapta Polres Halmahera Selatan menerima informasi dari masyarakat. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman guna mencegah api meluas ke area perkebunan dan lahan kering di sekitarnya.
Setibanya di lokasi, personel bersama tim gabungan langsung melakukan pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia di sekitar lokasi. Upaya tersebut diperkuat dengan penyemprotan air menggunakan mobil pemadam kebakaran milik Damkar Halmahera Selatan.
Personel Yonif TP 867/Satria Mangala, Polsek Bacan Timur, serta masyarakat setempat turut bahu-membahu melakukan pemadaman. Selain memadamkan kobaran api, tim juga membuat pembatas di sekitar area terbakar untuk mencegah api merambat ke wilayah lainnya.
Kasat Samapta Polres Halmahera Selatan, AKP Sunadi Sugiono, yang turut turun langsung ke lokasi bersama personelnya, mengatakan penanganan dilakukan secara cepat melalui kerja sama seluruh unsur yang terlibat.
Menurutnya, sinergi antara Polri, TNI, Damkar, dan masyarakat sangat diperlukan dalam penanganan karhutla, terutama saat kondisi lahan kering yang dapat mempercepat penyebaran api.
“Penanganan kebakaran ini merupakan hasil kerja sama semua pihak di lapangan. Personel Polri, TNI, Damkar, dan masyarakat saling membantu melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Setelah itu, kami juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi muncul kembali,” ujar AKP Sunadi.
Berdasarkan informasi awal yang diperoleh di lapangan, kebakaran diduga bermula dari puntung rokok yang mengenai rumput atau ranting kering. Namun, penyebab tersebut masih merupakan dugaan awal berdasarkan kondisi di lokasi.
Api kemudian merambat melalui rumput dan vegetasi kering di sekitar areal perkebunan. Setelah dilakukan pemadaman secara bersama-sama selama beberapa jam, kobaran api berhasil dikendalikan.
Setelah api padam, personel Sat Samapta, Polsek Bacan Timur, Yonif TP 867/Satria Mangala, bersama masyarakat tetap melakukan patroli dan pendinginan di sekitar lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api akibat sisa panas, kondisi lahan yang kering, maupun tiupan angin.
Berkat gerak cepat tim gabungan, kebakaran yang melanda areal perkebunan pohon jati tersebut berhasil dikendalikan. Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 1 hektare.
Polres Halmahera Selatan mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di area perkebunan maupun lahan terbuka, terutama pada kondisi cuaca dan lahan yang kering.
Masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Jika menemukan titik api, masyarakat diimbau segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat ditangani sedini mungkin.
“Pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” demikian imbauan Polres Halmahera Selatan.
(Humas polres halsel)








