
Penengahan, Lampung Selatan — Anggota DPRD Provinsi Lampung, Muhammad Hazizi, S.E., dari Fraksi Partai Amanat Nasional PAN Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung II Kabupaten Lampung Selatan, menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Kecamatan Penengahan, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah perkembangan media sosial yang semakin sulit dibatasi.
Dalam penyampaiannya, Muhammad Hazizi menyoroti derasnya arus informasi digital yang membawa berbagai dampak bagi kehidupan masyarakat, mulai dari penyebaran berita bohong atau hoaks, perjudian daring, hingga pengaruh konten yang berpotensi mengubah pola pikir dan perilaku generasi muda.
Menurutnya, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan penguatan nilai agama, moral, dan ideologi Pancasila agar masyarakat mampu menyaring informasi serta membedakan hal yang bermanfaat dan yang berpotensi merugikan.
“Sekarang ini masyarakat kita dikepung media sosial yang tidak ada batasannya lagi. Karena itu, penting bagi kita untuk memberikan pemahaman agar nilai-nilai Pancasila tetap diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Bang Hazizi sapaan akrabnya.
Ia menegaskan, pengawasan terhadap anggota keluarga tidak mungkin dilakukan selama 24 jam. Oleh sebab itu, penanaman nilai agama dan pembentukan karakter menjadi salah satu langkah penting untuk membentengi keluarga dari pengaruh negatif lingkungan digital.
Hazizi juga mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan semangat persatuan, kepedulian sosial, dan gotong royong sebagai bagian dari pengamalan Pancasila.
Melalui kegiatan ini, kita berharap rasa persatuan, kepedulian, gotong royong, serta jiwa Pancasila dapat terus tumbuh dan diterapkan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan tersebut dipandu oleh moderator Cecep Arif Rahman dengan menghadirkan dua narasumber, yakni Raden Ananta Pratomo, S.H., yang menyampaikan materi hukum dan wawasan kebangsaan, serta Azmi Azis, S.E., yang mengulas penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pemaparannya, Raden Ananta Pratomo menjelaskan bahwa wawasan kebangsaan secara sederhana merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya dengan mengedepankan persatuan dan kesatuan.
Ia mengingatkan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara yang dihafalkan, melainkan pedoman dalam bersikap, mengambil keputusan, dan menjalankan kehidupan bermasyarakat maupun bernegara.
Menurutnya, kepentingan bersama harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok agar persatuan bangsa tetap terjaga.
Tak sekedar memberikan pembinaan ideologi Pancasila saja, Ananta juga menyampaikan informasi mengenai layanan konsultasi dan bantuan hukum melalui Lembaga Konsultasi dan Penyuluhan Hukum (LKPH) PAN Provinsi Lampung. Ia mempersilakan masyarakat yang menghadapi persoalan hukum untuk mencari informasi dan berkonsultasi mengenai layanan tersebut.
Sementara itu, narasumber kedua, Azmi Azis, S.E., menekankan pentingnya memahami Pancasila bukan hanya sebagai hafalan, tetapi juga sebagai pedoman yang diwujudkan melalui tindakan nyata.
Ia menjelaskan bahwa pengamalan sila-sila Pancasila dapat dimulai dari hal sederhana, seperti menjalankan ajaran agama, menghormati sesama manusia, menjaga persatuan, mengutamakan musyawarah, serta bersikap adil dalam kehidupan bermasyarakat.
Azmi juga mengajak peserta untuk memperkuat silaturahmi dan membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila akan semakin bermakna apabila benar-benar diterapkan dalam perilaku sehari-hari.
Apresiasi terhadap kegiatan tersebut disampaikan tokoh masyarakat Kecamatan Penengahan, Lukman Hakim. Ia menilai sosialisasi ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan penting untuk mengingatkan kembali masyarakat mengenai nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Alhamdulillah, Anggota DPRD dari Provinsi kita, bapak Muhammad Hazizi mengadakan kegiatan sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan untuk masyarakat. Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan diawali dengan doa yang dipimpin oleh Vicky Candra, Ketua BM PAN Lampung Selatan. Turut hadir Naufal Ahmad Cahya, S.I.Kom., M.I.Kom., Camat Penengahan Hermawan, S.H., M.M., Sekretaris Kecamatan Penengahan Sohari, S.E., M.M., tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta para peserta sosialisasi.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa menjaga persatuan dan mengamalkan Pancasila bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga membutuhkan peran aktif keluarga dan seluruh elemen masyarakat.








