
Donggala – Sulteng
Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Dinas Perikanan, telah resmi memulai pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ( KNMP ) Tahun 2026 Sebanyak 6 titik strategis sejak peletakan batu pertama 8 Oktober 2026 di desa Batusuya, Kecamatan Sindue Tombusabora, Kabupaten Donggala, demikian dikatakan Kepala Dinas Perikanan Donggala, Kepada Awak Media Ini, Kis, 8 Oktober 2026
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Donggala Ir. Ali Assegaf, S.P.i, MH, Mengatakan,
Proyek gelombang pertama ini di dukung penuh oleh investasi Pemerintah Pusat Senilai Rp 30, 2 Meliar.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Donggala Ir. Ali Assegaf, S.P.i, MH, Menjelaskan, yaitu terdapat di beberapa Kecamatan.
Yang jelas Tugas Dinas Perikanan dan sudah berkoordinasi dengan dinas terkait dan Alhamdulillah tahun ini kita mendapatkan 6 titik Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih ( KNMP ), ujar Kadis Perikanan Kabupaten Donggala Ir. Ali Assegaf, S.P.i, MH,
Penetapan ke 6 ( enam ) lokasi ini merupakan hasil koordinasi intensif selama tiga bulan bersama Instansi Pusat guna memastikan sarana yang di bangun tepat sasaran.
Pemkab Donggala berharap program ini sukses membentuk ekosistem usaha perikanan tangkap yang moderen serta mendongkrak ekonomi keluarga Nelayan di Wilayah pesisir.
Adapun enam ( 6 ) titik lokal Pembangunan KNMP 2026 yang menjadi fokus program ini yakni :
1. Desa Batusuya, Kecamatan Sindue Tombusabora Menjadi pusat seremonial Peletakan batu pertama.
2. Desa Salubomba Kecamatan Banawa Tengah.
3. Kelurahan Boneoge Kecamatan Banawa.
4. Desa Lero Tetari Kecamatan Sindue,
5. Desa Tompe, Kecamatan Sirenja.
6. Desa Pangalasiang, Kecamatan Sojol.
Kemudian fasilitas Infrastruktur yang di sediakan adalah untuk menjamin keberhasilan program ini, Kawasan KNMP akan di bangun dengan konsep hup dan penyangga yang di lengkapi fasilitas terintegrasi meliputi:
Tambatan perahu nelayan dan Shelter pendaratan ikan, pabrik es dan gedung penyimpanan beku chold storage, Kantor pengelola serta kios pembekalan nelayan, ujar Kadis Perikanan Kabupaten Donggala Ali Assegaf.
Hal senada juga di katakan dari Kampung Nelayan Merah Putih Kementerian Perikanan dan Kelautan RI Rustam Abdullah Menuturkan, di di Desa Batusuya itu ada 8 bangunan yang akan di bangun salah satunya tambatan perahu, pabrik es sangat di butuhkan oleh Nelayan, ada pembongkaran ikan dan sebagainya, dan ini 8 bangunan pokok yang di bangun di desa Batusuya ini, kata Rustam Abdullah.
Kemudian pembangunan ini dapat lancar itu berkat dukungan dari masyarakat, harapan pemerintah yakni Kementerian Kelautan dan perikanan.
Jadi bangunan – bangunan yang akan di bangun akn mendorong dan itu tujuan utamanya.
Juga kesejahteraan akan meningkat. tutur Rustam Abdullah
Sementara Bupati Donggala Vera Elena Laruni, SE, Menegaskan, Dua kegiatan ini pada sektor yang berbeda, tetapi tujuannya sama yaitu menjadi kekuatan ekonomi yang dapat meningkatkan Kesejahteraan masyarakat.
Kemudian untuk Kampung Nelayan Merah Putih saya tegaskan dari 158 Desa, dan 9 Kelurahan, yang berada di Kabupaten Donggala, 93 Desa dari Desa Surumana sampai di Sojol Utara yaitu Desa Ogoamas 2 hidup di pesisir pantai berjumlah 93 Desa, potensi sangat luar biasa, ujar Bupati Donggala Vera Elena Laruni, SE.
Bupati Donggala Vera Elena Laruni, SE, menambahkan, pak Kadis sampai kepda saya ” Ibu yang sudah Tanda tangan itu untuk tahun depan sebanyak 10 titik ” jadi kami mencari tempat – tempat yang di berikan jaminan oleh Kepala Desa, dan Camatnya, bahwa tanah ini sudah Klir dan klen dan Maslah pembayaran ganti rugi kepada para Nelayan atau pemilik tanah itu menjadi Tanggung Jawab Saya.
Jadi ada enam ( 6 ) yang di bangun di Tahun 2026, sedangkan lahannya ada dua yang di hibahkan, dan 4 di beli oleh Pemda Donggala.
Olehnya, saya mengucapkan terima kasih juga kepada Hi Burhan dan seluruh masyarakat yang memiliki lahan ini.
Insyaallah di anggaran perubahan ini di akhir Oktober akan di lunasi oleh Pemda, ujar nya.
Tujuan hanya satu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang di pesisir.
Sedangkan fasilitas yang sediakan itu adalah pelelangan ikan, dermaga, di tambah perahu, pabrik Es harus ada dan ketika produksi para Nelayan ini meningkat, maka tidak akan terbuang sia – sia ikan atau menjadi murah karena ikan nya rusak jelas Bupati
Kemudian kalau ada Kampung Nelayan pasti ada yang mengurusnya dan bisa menyerap tenaga kerja baru.
Dan tujuan dari Bapak Presiden RI H Prabowo Subianto, Ini mengintegrasikan Kampung Nelayan dan Koperasi Merah Putih.
Apa lagi di Desa Batusuya sudah ada SPBU Kampung Nelayan.
Acara ini juga di Rangkaikan kan dengan Peletakan batu pertama Kampung Nelayan Merah Putih ( KNMP ) Oleh Bupati Donggala Vera Elena Laruni, SE, di susul oleh Kajari Donggala Ikram Muhammad Saleh, SH, MH, Dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Rustam Abdullah, Kapolres Donggala, Di Wakili Kasat Binmas Iptu Hisbullah, Dandim 1306 / Kota Palu, di Wakili Danramil/Sindue, Kapten Inf Edi Riado, Kepala Pertanahan Donggala Arif Irsyam S.S.i, Kapolsek Sindue Iptu Risman Akuba, SH, Kadis Perikanan Kabupaten Donggala Ir . Ali Assegaf, S.P.i. MH, serta OPD Kabupaten Lainnya, terakhir Kades Batusuya Amli.
Kegiatan dihadiri Camat Sirenja, Margumi Firdaus, S,Sos, Camat Sindue Tobata Moh Raifal, S.Sos, Camat Sindue Tombusabora Azlia, SP, Kades Tompe Drs Herry Hasby, Kades Alindau, Kades Oti, Kades Sipeso, Kades Batusuya Go’o, kades Batusuya, Kades Kaliburu Kata, Kaliburu, Kades Tibo, Kades Saloya, dapat berjalan dengan baik dan sukses. ( AMD )





