
Halmahera Selatan//Patroli86.com// — Kapolres Halmahera Selatan, AKBP Hendra Gunawan, S.H., S.I.K., M.M., mengajak jemaat Gereja Betsaida GPM Labuha untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama, memperkuat toleransi, serta berperan aktif dalam mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Ajakan tersebut disampaikan Kapolres saat melaksanakan kegiatan Minggu Kasih di Gereja Betsaida GPM Labuha, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Minggu (25/10/2026), sekitar pukul 10.00 WIT.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Halsel Kompol Sujarwo, S.H., sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Halsel, pimpinan Jemaat GPM Labuha, Pdt. Fridolin Walamina, serta sekitar 100 jemaat.
Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa gereja dan tokoh agama merupakan mitra strategis Polri dalam menjaga kedamaian, mempererat persaudaraan, dan menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.
Ia mengajak jemaat untuk terus memelihara semangat “torang samua basudara” serta tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau hoaks, terutama informasi di media sosial yang berpotensi memicu konflik dan memecah belah persatuan berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
Kapolres juga menyoroti pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam melindungi generasi muda dari pengaruh negatif minuman keras, narkoba, dan judi daring atau online. Para orang tua diimbau meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, sementara masyarakat diminta segera melaporkan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban, termasuk pesta minuman keras yang memicu keributan dan mengganggu kenyamanan warga maupun pelaksanaan ibadah.
Selain itu, masyarakat diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi tindak kriminalitas, seperti pencurian, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan penipuan daring.
Kapolres turut mendorong masyarakat memperkuat keamanan lingkungan melalui kegiatan sistem keamanan lingkungan (siskamling) serta meningkatkan koordinasi dengan Bhabinkamtibmas. Ia menegaskan, Polres Halmahera Selatan terbuka terhadap kritik, keluhan, dan masukan masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian yang humanis dan responsif.
Sementara itu, Pdt. Fridolin Walamina menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolres Halsel bersama jajarannya di tengah jemaat. Menurutnya, kegiatan Minggu Kasih menjadi ruang komunikasi yang penting untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus menyampaikan berbagai persoalan keamanan yang dihadapi warga.
Ia juga mendukung pembentukan Posko Kampung Aman sebagai sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan dan persoalan terkait kamtibmas di lingkungan masing-masing.
Pdt. Fridolin berharap komunikasi antara kepolisian dan para tokoh agama dapat terus ditingkatkan melalui pertemuan khusus guna membahas berbagai persoalan strategis di tengah masyarakat. Ia juga menyampaikan doa dan harapan agar seluruh personel Polres Halmahera Selatan senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan perlindungan dalam menjalankan tugas.
Kegiatan Minggu Kasih berakhir sekitar pukul 10.58 WIT dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Halmahera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi terbuka dengan masyarakat, memperkuat sinergi bersama tokoh agama, serta mendorong partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban demi terwujudnya situasi yang aman, damai, dan harmonis di Kabupaten Halmahera Selatan.
(Humas polres halsel)






