
Polres Bangli – Suasana Wantilan Desa Adat Penglipuran terlihat berbeda, Rabu (28/10/2026) siang. Bukan upacara adat, melainkan canda dan tawa hangat antara Polisi dan masyarakat dalam Program Polisi Kumpul Bersama Masyarakat.
Kapolres Bangli AKBP Anggun Adhika Putra, S.I.K., M.M., turun langsung menyapa warga. Didampingi Kasat Binmas Kompol I Wayan Wista, Kapolsek Bangli Kompol I Gusti Made Sudarma Putra, S.Sos, S.H.,M.H Kasat Intelkam AKP Ida Bagus Nyoman Asmara Jaya, S.H, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Bendesa Adat Penglipuran I Wayan Budiarta, Ketua Pengelola Obwis I Wayan Sumiarsa, Perwakilan Lurah Kubu, serta 30 warga Penglipuran.
Kegiatan yang berlangsung pukul 12.40 WITA ini dibuka oleh Bendesa Adat Penglipuran. Ia mengucapkan selamat datang dan berharap kolaborasi yang sudah terjalin baik antara masyarakat dan Polisi tetap terjaga, mengingat Penglipuran merupakan salah satu destinasi wisata dunia yang harus aman dan nyaman.
Menanggapi itu, Kapolres Bangli menegaskan bahwa Polisi adalah bagian dari masyarakat.
” Polisi tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Program Polisi Kumpul Bersama Masyarakat ini bukan sekadar program prioritas Bapak Kapolri, tapi wujud nyata kedekatan emosional. Kami datang untuk mendengar langsung keluhan, saran, dan masukan dari warga,” ujar AKBP Anggun dengan humanis.
Kapolres menambahkan, kehadirannya bersama jajaran di Penglipuran juga sebagai bentuk pemberian rasa aman kepada warga dan wisatawan yang berkunjung.
“Kami bersama pengurus Desa Adat menyapa warga dan wisatawan sebagai bentuk bahwa Polres Bangli selalu ada untuk masyarakat,” Lanjutnya.
AKBP Anggun juga mengajak warga untuk bersama-sama tertib berlalu lintas, mengingat saat ini Polres Bangli tengah melaksanakan Operasi Patuh Agung 2026.
Perwakilan Lurah Kubu dan Pengelola Obwis pun menyambut baik. Mereka berharap Polres Bangli dapat terus hadir dan memberikan edukasi serta pelatihan penanganan event, pengamanan dan pengaturan arus lalin saat Penglipuran ramai wisatawan.
Setelah tatap muka, Kapolres bersama prajuru dan warga menyapa wisatawan di kawasan Obwis Penglipuran. Kegiatan berakhir dengan aman dan penuh keakraban.







