
TALANG PADANG, TANGGAMUS PATROLI86.COM -Bupati Tanggamus Drs. H. Mohammad Saleh Asnawi, M.A., M.H. turun langsung sidak ke Dapur ,SPPG Pekon Pariaman, dugaan sumber keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa 43 siswa SDN 3 Kedaloman, Senin malam 26 Oktober 2026.
Bupati tidak sendiri. Ia, bersama pejabat yang lain nya, mendatangi lokasi untuk memastikan penanganan cepat dan audit menyeluruh.
Yang mendampingi sidak, Dinas Kesehatan,dr. Herry Novrizal, M.M., CRP. – Kepala Dinas Kesehatan Tanggamus yang pertama menerima laporan dari Bidan Desa jam 18.30 WIB dan langsung mengevakuasi siswa ke Puskesmas Kedaloman dan Talang Padang.
Uspika Gunung Alip & Polres, Camat Gunung Alip Kapolres Tanggamus AKBP A H Hudi Arif, melalui Kabag dan Kapolsek Gunung Alip Danramil Gunung Alip, Kasubbag TU KPPG Bandar Lampung *Fitra Alfarisi
Tenaga Medis,Kepala Puskesmas Kedaloman Kepala Puskesmas Talang Padang, Bidan Desa Pekon Kedaloman Dusun Campang
KRONOLOGI KERACUNAN,
Para siswa menerima paket MBG dari SPPG Pariaman dan menyantapnya jam 14.30 WIB saat jam istirahat. Menu, siomay, kentang rebus, kol rebus, tahu putih, telur rebus, dan semangka.
Jam 18.30 WIB mulai mual-muntah massal. Hingga jam 21.15 WIB tercatat ,43 siswa terdampak, 20 siswa di Puskesmas Kedaloman (4 infus, 16 rawat jalan),7 siswa di Puskesmas Talang Padang (2 infus, 5 rawat jalan),16 siswa ditangani bidan desa
PERNYATAAN BUPATI SAAT SIDAK DAPUR,Saat memeriksa gudang penyimpanan, kompor gas, tempat cuci ompreng dan saluran limbah yang kotor, Bupati menegaskan,”Ini anak-anak SD masa depan kita, kalau kita kasih makanan yang kurang ini dosa besar kita… bakteri-bakteri akan timbul dari sini.”
Bupati memerintahkan ,audit menyeluruh, stop operasional dapur sementara, dan ambil sampel makanan* untuk diperiksa di Labkesda. Polres Tanggamus juga mendalami apakah siswa membawa pulang makanan dan mengonsumsi selang beberapa jam setelah dibagikan.
Tuntutan warga
Program MBG Rp triliunan harus diawasi ketat, jangan sampai anak-anak jadi korban. Warga juga mengaitkan lemahnya pengawasan jangan sampah terulang
Patroli 86







