
Halmahera Selatan//Patroli86.com// — Di tengah keterbatasan ekonomi, seorang ibu bernama Safura jalil, warga Dusun Sungira, Desa Wayamiga, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, masih terus berjuang mempertahankan kehidupan bersama ketiga anaknya.
Perempuan berstatus janda yang kini berusia sekitar 60 tahun itu telah bertahun-tahun menggantungkan hidup dari hasil pertanian. Namun, seiring bertambahnya usia, tenaga yang dahulu menjadi kekuatan untuk bekerja di kebun kini mulai terbatas. Di tengah kondisi tersebut, harapan untuk melihat anaknya menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi tetap menjadi semangat hidupnya.
Sejak 2010, Safura menggarap lahan pertanian milik orang lain. Lahan tersebut bukan milik pribadinya, tetapi menjadi satu-satunya tempat untuk mencari penghidupan dan memenuhi kebutuhan keluarga.
Perjuangannya sebagai seorang ibu sekaligus tulang punggung keluarga tidaklah mudah. Dengan kondisi ekonomi yang serba terbatas, ia harus membagi tenaga dan pikirannya antara memenuhi kebutuhan sehari-hari dan memikirkan masa depan pendidikan anak-anaknya.
Saat diwawancarai media ini, Rabu (4/11/2026), Safura mengungkapkan bahwa selama ini dirinya mengaku belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah, meskipun hidup dalam kondisi ekonomi yang terbatas.
Di balik kesederhanaan tempat tinggalnya, tersimpan harapan besar yang ingin diwujudkannya. Salah satu anaknya saat ini sedang menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi di Kota Ternate.
“Harapan saya hanya anak saya bisa menyelesaikan kuliahnya. Saya berharap Bapak Bupati bisa membantu biaya pendidikan anak saya. Saya ingin anak saya berhasil, karena hanya itu harapan saya,” ungkap Safura Jalil dengan penuh harap.
Baginya, pendidikan anak merupakan investasi masa depan yang tidak ternilai. Meskipun dirinya harus menjalani kehidupan dengan segala keterbatasan, ia tidak ingin kondisi ekonomi keluarga menjadi penghalang bagi anaknya untuk meraih cita-cita.
Karena itu, Safura Jalil berharap Bupati Halmahera Selatan beserta instansi pemerintah terkait dapat memberikan perhatian dan mempertimbangkan bantuan biaya pendidikan bagi anaknya yang sedang kuliah di Kota Ternate.
Kisah Safura Jalil menjadi potret perjuangan seorang ibu yang tetap bertahan di tengah himpitan ekonomi. Di usia yang tidak lagi muda, ia masih harus mengandalkan tenaga sebagai petani dengan menggarap lahan milik orang lain demi keberlangsungan hidup keluarganya.
Harapan yang disampaikan Safura bukan semata-mata untuk kepentingan dirinya sendiri. Ia hanya ingin mendapatkan kesempatan agar anaknya dapat menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Kini, harapan seorang ibu dari Dusun Sungira, Desa Wayamiga, Kecamatan Bacan Timur itu tertuju kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan. Ia berharap ada perhatian nyata terhadap masyarakat kecil yang membutuhkan dukungan, khususnya dalam bidang pendidikan.
Sebab, bagi Safura, keberhasilan anak menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi merupakan kebahagiaan terbesar yang ingin ia saksikan sebelum usia semakin senja.
(Tim Red)









