
TANGGAMUS – patroli86.com – Dalam rangka mewujudkan program swasembada pangan berkelanjutan di Kabupaten Tanggamus tahun 2026, Dinas Pertanian Kabupaten Tanggamus menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Hayati Cair (PHC) di gedung aula PKK Kab. Tanggamus, Selasa, 2 Nov 2026.
Kegiatan ini mengundang kelompok tani dan Gapoktan dari seluruh kecamatan di Tanggamus, bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan agar petani bisa memproduksi pupuk organik secara mandiri, murah, dan ramah lingkungan.
Pupuk Hayati Cair (PHC) adalah pupuk organik yang mengandung mikroorganisme hidup, bermanfaat untuk menyuburkan tanah, meningkatkan unsur hara, dan menaikkan hasil panen padi, jagung, serta komoditas hortikultura.
Alkat Alamsyah, S.E., M.M. selaku Kepala Dinas Pertanian dalam sambutannya, menyampaikan ketergantungan petani terhadap pupuk kimia harus mulai dikurangi. PHC menjadi solusi mengembalikan kesuburan tanah yang rusak akibat pemakaian pupuk kimia berlebihan.
“PHC ini organik, ramah lingkungan, dan bisa dibuat sendiri oleh petani dari bahan-bahan lokal. Selain menyuburkan tanah, hasil panen juga lebih sehat dan biaya produksi lebih hemat. Ini langkah konkret kita menuju pertanian maju, mandiri, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Wakil Bupati Agus Suranto ,dalam sambutannya mengajak seluruh petani untuk berjuang berubah ke arah yang lebih baik, karena masih banyak yang terbiasa menggunakan pupuk instan.
Dengan program ini, Pemkab Tanggamus optimis target swasembada pangan berkelanjutan 2026 tercapai, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Maulani









