Bangli ,, patroli86.com,, 28 November 2024,Thi Hita Karana yang sudah berjalan dengan baik di Pulau Bali dari jaman dahulu sampai saat ini masih tetap lestari dan bahkan menjadi sebuah konsep yang relevan di terapkan di Nusatara bahkan Dunia Internasional .
Konsep Tri Hita Karana menurut Ida Pandita Mpu Paramasadu dari Gria Siladana , Banjar Siladan, Desa Taman Bali Bangli Bali dari jaman Bali Kuno masyarakat Bali sudah di tata dan di kelola kehidupanya dengan berbagai sistim yaitu sistim ketuhan dengan Kosep Tri murti,konsep lingkungan yaitu konsep sad kerthih seperti atma kertih ,jana kertih, wana kertih , Danu kertih, segara kertih, konsep tatakrama diatur dalam kehidupan dengan konsep trikaya parisudha dan tatwama.
Tri Hita Karana lahir setelah konsep diatas semua itu di kaji dan di sarikan hingga lahirlah konsep Tri Hita Karana ini yang artinya Tri itu artinya Tiga ,Hita itu artinya selamat,Karana artinya sebab yaitu tiga keselamatan dalam kehidupan yaitu hubungan manusia dengan Tuhan ,manusia dengan manusia dan manusia dengan lingkungan.

Konsep Tri Hita Karana adalah Hubungan dengan Sang Pencipta Tuhan Yang maha Kuasa ini adalah bakti kita kepada Tuhan sehingga hidup kita menjadi tenang dan Damai. Peyelarasan Hubungan dengan lingkungan yang di Bali merupakan Daerah Pariwisata perlu tetap kita bersama -sama jaga dengan baik.
Menurut Ida pandita ini perlu tetap di jaga baik dari pemimpin maupun masyarakatnya, juga Hubungan Harmonis dengan sesama apalagi saat ini Bali sangat Heterogen dengan banyaknya tamu yang datang ke Bali ,hubungan dengan sesama harus tetap terjaga dengan baik, Ida pandita juga mengamati banyaknya alih fungsi tanah khususnya sawah saat ini , untuk itu mari kita bersama sama menjaga warisan leluhur untuk generasi berikutnya, dengan konsep Tri hita karana ini Ida Pandita yakin alam Bali khususnya dan Nusantara tetap lestari sepanjang jaman.
Kap bali








