Patroli86.com ,, Paguyuban perumahan Griya Petukangan Asri bersama dengan takmir Musholla Wahdatul Ummah di komplek perumahan mengadakan acara buka bersama.
Acara buka bersama ini diawali dengan pembacaan Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan kuliah senja ceramah agama oleh Kyai nyentrik kondang di Wiradesa yaitu Kyai Zaenudin, salah satu pendakwah MWCNU kecamatan Wiradesa. setelah itu, warga perumahan bersama-sama membuka puasa dengan menyantap hidangan yang telah disiapkan setelah sebelumnya membatalkan puasa dan sholat Maghrib berjamaah.
Tujuan dari acara ini menurut ketua Paguyuban Griya Petukangan Asri Wahyudi, ” acara buka bersama ini diselenggarakan guna mempereratkan silaturahmi antara warga perumahan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya berbagi dan tolong-menolong di bulan Ramadhan.” Jelasnya.
“Warga perumahan kami sangat antusias dengan acara buka bersama ini, semua warga berpartisipasi dan iuran untuk menyukseskan acara ini, dan kami berharap acara yang sudah menjadi program rutin setiap bulan puasa ini, dapat menjadi tradisi yang dapat mempereratkan hubungan antara warga perumahan,” menurutnya.
Sementara Kyai Zaenudin yang juga ketua Yayasan Darul Kadhonah Petukangan dalam ceramahnya menyampaikan bahwa pada ibadah puasa, pahalanya langsung Allah SWT sendiri yang memberinya, tidak seperti ibadah lainnya.
Acara ini berlangsung meriah karena diikuti oleh seluruh warga perumahan dan warga sekitar perumahan dengan penuh semangat kebersamaan.
Mengusung tema “Tebarkan Kebahagiaan dengan Silaturahmi, Meraih Berkah Ramadhan”, kegiatan ini dihadiri sekitar 90 persen warga Perumahan Griya Petukangan Asri serta beberapa tamu undangan dan warga dari luar perumahan.
Sementara menurut ketua takmir Musholla Wahdatul Ummah, program Ramadhan tahun ini adalah Sholat taraweh, tadarus, buka bersama, penyaluran zakat fitrah dan riyoyo lebaran sebagai puncaknya yaitu berkumpul setelah sholat Ied dan bermaaf-maafan sesama warga sekiranya ada salah dan khilaf selama bermasyarakat.
Menurut salah satu warga yg Patroli86 temui Cholidin, berharap tradisi buka puasa bersama ini dapat terus diadakan setiap tahun dan ditambahi dengan santunan untuk anak yatim dan dhuafa.







