
Pejeng Bali,, patroli86.com ,, 3 April 2025 ,Di dalam Agama Hindu kita sering melihat pelaksanaan ritual keagamaan atau upakara upacara dalam Agama Hindu, sebuah Upakara dalam Hindu dilaksanakan dengan hati yang tulus dan iklas adalah sebagai ungkapan rasa syukur kita kehadapan Tuhan / Ida Hyang Widhi Wasa atas karunia dan anugrah kita hidup harmonis sejahtra di alam ini, diliat dari jenis upakara dalam pelaksanaanya ada Upakara yang Utama , Madya lan Nista , Nistaning Nista dalam Hindu juga bisa di laksanakan ,menurut Ida Pandita Mpu Yoga Ananta Purusa Daksa Manuaba dari Gria Agung Trengana Manuaba Pejeng Beliau menyampaikan bahwa upakara akan sangat bagus bila dilaksanakan dengan iklas dan hati yang bersih serta di sesuaikan dengan kemampuan kita masing masing, contoh misalnya kemampuan kita kecil maka kita bisa melaksanakan upakara Nistaning Nista.
Ida Pandita Mpu memberikan salah satu contoh , Dalam Swasta Gni dijelaskan untuk jenis ini apabila ada seseorang yang meninggal upacara nya bisa dilaksanakan tampa wadah tampa petulangan tampa damar kurung dan tampa banten teben adapun upakaranya sebagai berikut nasi angkeb bubur pirata punjung putih kuning klungah kasturi panjang ilang lebeng matah dius kamarigi pesor saji setangkeb sampai di setra di berikan tirta pengentas pengelukatan pebersihan kamandalu dan tirta lainya di dada sawa letakan daksina asiki jangkep jinah satak selai ( 225) beras catur warna dadi satu tempat dan langsung di bakar .setelah di bakar adegang puspa lingga sebagai mana mestinya teteben banten seperti di depan dan Pandita memuja selanjutnya di hanyut ke segara atau sungai yang bermuara ke laut. Pada bagian akhir Ida pandita mpu juga menyampaikan di dalam kita melaksanakan bakti sembah sujud kehadapan Ida Hyang Wdhi sarana yang kita gunakan yang utama ada air api dan bunga karena yang utama kemabali ketulusan kita masing masing.
Team









