
Patroli86.com CIPUTAT – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, kembali menggarisbawahi pentingnya disiplin dan etika kerja bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Penegasan ini disampaikan dalam Apel Hari Kesadaran Nasional yang berlangsung khidmat di Lapangan Puspemkot Tangsel pada Kamis, 17 Juli 2025.
Dalam amanatnya, Wali Kota Benyamin secara tegas menyatakan bahwa kedisiplinan merupakan fondasi esensial dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional dan berintegritas tinggi. Ia menekankan bahwa disiplin bukanlah sekadar kewajiban, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen ASN, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Tanggung jawab ini krusial dalam mengawal visi besar Kota Tangerang Selatan menuju Tangsel Unggul, Inovatif, Inklusif, Kolaboratif, dan Lestari pada tahun 2030.
“Kalau target kita adalah mewujudkan Tangsel Unggul, maka semua punya kewajiban untuk mewujudkannya dimulai dari disiplin terhadap waktu, disiplin terhadap aturan, disiplin terhadap anggaran dan lain-lain sebagainya,” ujar Benyamin. Pernyataan ini menegaskan bahwa setiap aspek kedisiplinan memiliki peran vital dalam mencapai tujuan pembangunan kota.
Benyamin Davnie secara spesifik meminta kepada seluruh camat, lurah, dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk proaktif mengevaluasi kinerja dan kedisiplinan staf di unit masing-masing. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa standar disiplin diterapkan secara merata dan konsisten di seluruh jajaran pemerintahan.
Penegasan mengenai disiplin ASN ini disampaikan pada Apel Hari Kesadaran Nasional, Kamis, 17 Juli 2025, sebuah momen rutin yang kerap digunakan untuk menyampaikan arahan strategis dan memperkuat semangat kebangsaan di kalangan ASN.
Dengan pengalaman lebih dari empat dekade mengabdi sebagai aparatur negara, Benyamin tidak hanya berteori. Ia membagikan pengalamannya yang berharga tentang nilai-nilai dasar yang selalu ia pegang teguh: kerja keras, disiplin, tidak menunda tugas, tidak terjebak ambisi pribadi, serta senantiasa menjaga hubungan baik dengan atasan, rekan kerja, dan masyarakat. Pengalaman pribadinya menjadi contoh nyata bagaimana integritas dan kerja keras dapat membuka jalan bagi kepercayaan dan kemajuan karier.
“Saya mulai dari nol, dari Tenaga Kerja Sukarela di tahun 1983. Tidak pernah sekalipun saya meminta jabatan, karena saya percaya, jika kita bekerja dengan baik dan sungguh-sungguh, kepercayaan itu akan datang,” ungkapnya. Kutipan ini menjadi inspirasi bagi para ASN muda untuk fokus pada kinerja dan pengembangan diri.
Apel Hari Kesadaran Nasional yang menjadi forum penyampaian pesan penting ini digelar di Lapangan Puspemkot Tangsel, pusat pemerintahan Kota Tangerang Selatan, yang menjadi lokasi strategis untuk mengumpulkan seluruh ASN.
Sebagai penutup, Benyamin Davnie berharap agar seluruh ASN dapat menanamkan karakter diri yang positif dan terus mengembangkan diri, baik melalui pelatihan maupun pendidikan berkelanjutan. Hal ini penting agar mereka mampu menghadapi tantangan yang semakin kompleks di era modern ini dan terus berkontribusi maksimal bagi kemajuan Kota Tangerang Selatan.
Peulis TEAM
Sember:pemkot tangsel





