
Donggala – Sulteng,, patroli86.com,,
Dalam sejarahnya Desa Tanampulu ini berdiri dan masuknya Transmigrasi pada Tahun 1986, jadi Jembatan Besi Kayu tahun 1986 dibangun hingga kini seperti itu. Jadi hampir setiap tahun rusak berat tidak ada bertahan lama kayunya, biar di ganti – ganti tetap rusak, dan setiap tahun rusak dan di situ anggaran trseraf dan sudah banyak anggarannya yang keluar setiap tahunnya, itu pun sekarang rusak lagi. demikian dikatakan Kepala Desa Tanampulu Jumai Kepada Awak Media Ini di Rumah Pribadi jalan trans Watatu, Jum’at, 1 Agustus 2025.
Kades Tanampulu Jumai Mengatakan, Apa lagi hujan nya kalau deras selalu banjir hingga sampai di kepemungkiman masyarakat.
Kami berharap kepada pemerintah Kabupaten, Provinsi maupun Pusat, dan dalam hal ini Bapak Gubernur Sulteng Dr H Anwar Hafid, M.S.i ada perhatian khusus di desa kami ini untuk Pembangunan “Jembatan Permanen”, mudah – mudahan kedepannya bisa di perhatikan, karena kita sudah puluhan kali kita mengikuti Musrembang Kecamatan, selalu kita usulkan dan selalu tidak ada realisasinya.
Mudah – mudahan Jembatan Tanampulu yang diliput oleh Awak Media ini supaya ada perhatian khusus dari Pemerintah terutama Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, maupun pusat, itu harapan kami di desa Tanampulu, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.
Olehnya itu, dengan adanya Jembatan Permanen Insyaallah, Kantong produksi dan perekonomian Desa Tanampulu dan desa lainnya akan lancar Kehidupan dan bisa mensejahterakan Masyarakat nya serta perekonomian nya, juga termasuk jalan poros Tanampulu ke desa lainnya, terang Kades Tanampulu Jumai.
Apa lagi keadaan jembatan nya sudah miring, sehingga para pengguna jalan di atas jembatan Besi Kayu ini super hati – hati dan penuh rasa was – was dan sangat mengkuatirkan, Kami juga mengharapkan ada perhatian khusus dari Pemerintah, karena ada beberapa desa yakni desa Tanampulu, Desa Ongulara, desa Malino, Desa Surumana, dan desa Watatu,semua ini banyak masyarakat desa tetangga masuk berkebun di desa kami ( Tanampulu) dan lewat di jembatan Desa Tanampulu ujar Kades Tanampulu Jumai.
Kades Tanampulu menambahkan, kami berharap kepada Pemerintah agar normalisasi sungai desa Tanampulu juga di perhatikan.
Di tempat terpisah dan di hari yang sama, Camat Banawa Selatan Yusran, S.Pd,I.M.Pd.I menanggapi Soal Jembatan Tanampulu Menuturkan,
Berkaitan dengan Jembatan Desa Tanampulu, Kecamatan Banawa Selatan, jalan Poros Desa Watatu – Desa Tanampulu, itu ada tiga Desa ,Ongulara, Desa Malino, dan Desa Tanampulu, tentunya harapan kami bahwa jembatan itu kalau bisa kedepan nya itu dari pihak terkait tentunya, belum memberikan sentuhan – sentuhan, tapi Alhamdulillah ya, walupun Masih dalam keadaan jembatan dari Kayu, Alhamdulillah Pemerintah juga sudah, menyentuh.
Olehnya, keingginan Masyarakat Kedepannya, karena itu Jembatan ketika dia rusak setengah mati kita mau lewati, kadang pernah saya mau lewati jembatan sangat hati – hati karena kayunya sudah rusak sehingga berlubang, ujar Camat Banawa Selatan Yusran, S.Pd.I. M.Pd.I.
Kemudian Keinginan dari kami secara keseluruhan dari Kecamatan Banawa Selatan kiranya Jembatan itu kalau bisa , kedepan nya akan lebih baik lagi, mungkin yang namanya ” JEMBATAN PERMANEN” harap Camat Banawa Selatan Yusran, S.Pd.I. M.Pd.I. ( Hard).







