
Patroli86.com ,, (FKUB) yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.pada tahun 2026 tutur di depan awak media patroli 86 com
Dalam forum bergengsi tersebut, Kota Singkawang memaparkan berbagai praktik kebijakan toleransi yang berhasil mengantarkan kota ini meraih predikat sebagai Kota Toleran Tahun 2025/2026) Paparan disampaikan langsung oleh Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie
secara daring dari Kantor Wali Kota pada Rabu, 4 Februari 2026.
Tjhai Chui Mie menegaskan bahwa napas toleransi di Singkawang merupakan warisan nilai dari para leluhur yang harus dirawat secara konsisten.
Baginya, pemerintah daerah memegang tanggung jawab besar untuk menjaga nilai tersebut melalui kebijakan publik yang mempererat ikatan sosial antar warga.kota Singkawang tahun 2026 sampai seterusnya
Toleransi ini adalah warisan berharga. Pemerintah berkebajikan melahirkan kebijakan dan program yang melibatkan seluruh unsur masyarakat tanpa melihat latar belakang suku maupun agama, ungkap Tjhai Chui Mie pada Rabu (4/2/2026).
Ia menjelaskan bahwa komitmen tersebut telah dituangkan secara konkret ke dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)
melalui penguatan prinsip inklusivitas. Langkah ini memastikan setiap aspirasi masyarakat dijaring dengan mengedepankan asas keadilan dan kesetaraan bagi semua golongan.umat beragama di kota singkawang
Menurut Tjhai Chui Mie, kebersamaan di Singkawang bukan sekadar slogan, melainkan praktik nyata yang terlihat dalam setiap perayaan keagamaan besar.
Seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) dan lintas agama selalu dilibatkan aktif, baik dalam teknis kepanitiaan maupun pengamanan lapangan.tutur nya dengan amat teliti
“Dalam perayaan Cap Go Meh, Idul Fitri, Natal, dan kegiatan keagamaan lainnya, seluruh ormas keagamaan selalu dilibatkan.
Ini menjadi kekuatan utama dalam menjaga harmoni di Singkawang,” jelasnya.kepada awak media patroli 86
Selengkapnya : metro singkawang/tjhai-chui-mie-paparkan-kebijakan-toleransi-singkawang-rakornas-fkub-2026/ ( TH )







