
[ MANOKWARI,, PATROLI 86.COM ,, 25 Februari ] – Sinergitas antara Kodam XVIII/Kasuari dan Polda Papua Barat bersama Forkopimda kembali ditegaskan dalam Rapat Pimpinan yang digelar di Manokwari, Selasa (24/2/2026). Forum ini menjadi langkah strategis untuk menyatukan persepsi, memperkuat koordinasi, serta mengantisipasi berbagai potensi kerawanan wilayah guna menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya demi kelancaran program strategis nasional.
Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, memaparkan gelar satuan di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya, termasuk klasifikasi daerah rawan seperti konflik horizontal, konflik vertikal, serta potensi bencana alam. Paparan tersebut menjadi dasar dalam menentukan pola pengamanan terpadu bersama Polri agar setiap dinamika di lapangan dapat diantisipasi secara cepat dan terukur.
Selain itu, dislokasi satuan penugasan yang tergelar di wilayah Kodam XVIII/Kasuari disebut sebagai wujud kesiapsiagaan dalam memperkuat deteksi dini dan mencegah gangguan keamanan berkembang lebih luas. Sinergitas TNI-Polri dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga situasi tetap kondusif dan terkendali.
Tak hanya fokus pada keamanan, Kodam XVIII/Kasuari juga berkomitmen mendukung program pemerintah melalui kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat, seperti program “Bersatu dengan Alam”, ketahanan pangan, pembuatan sumur bor, pembentukan Koperasi Merah Putih, Program Makan Bergizi Nasional, hingga pembangunan jembatan perintis. Stabilitas dan kesejahteraan pun diupayakan berjalan beriringan.
Rapat ini turut dihadiri unsur Forkopimda, termasuk perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Barat dan MRP Papua Barat, yang menegaskan bahwa keamanan dan pembangunan adalah tanggung jawab bersama. Dengan sinergitas yang semakin solid, Papua Barat dan Papua Barat Daya diharapkan terus melangkah menuju wilayah yang aman, stabil, dan semakin maju.
Sumber: Pendam XVIII Kasuari





