
Salatiga, – patroli 86.com ,, Koperasi Jaya Eka Sakti resmi dilaporkan sejumlah nasabah ke Polres Salatiga atas dugaan penipuan dan gagal pencairan dana simpanan maupun deposito, Selasa (19/5/2026).
Laporan tersebut muncul setelah para nasabah mengaku tidak dapat mencairkan dana simpanan sejak tahun 2022. Total kerugian yang dilaporkan mencapai Rp 318.635.345.
Para pelapor di antaranya:
Surati, warga Karanglo RT 14/RW 02, Barukan, Kabupaten Semarang, mengalami kerugian sebesar Rp 184.191.490.
Siti Asiyah, warga Karanglo RT 17/RW 03, Barukan, Kabupaten Semarang, mengalami kerugian Rp 19.443.855.
Erlina Sulistyowati, warga Karangbolo RT 03/RW 07, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, mengalami kerugian Rp 115.000.000.
Berdasarkan Surat Tanda Terima Pengaduan (STTP) Nomor: STTP/349/V/2026/SPKT, para pelapor diketahui mulai menabung dan melakukan deposito di Koperasi Jaya Eka Sakti sejak tahun 2017 dengan sistem setoran bertahap dan deposito berkala.
Namun sejak tahun 2022, para nasabah mengaku mulai mengalami kesulitan saat hendak mencairkan dana mereka. Pihak koperasi disebut berulang kali hanya memberikan janji tanpa kepastian pembayaran.
Ketua DPD Jateng Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia, Elman Sirait Ir bersama sejumlah pengurus dan media online yang tergabung dalam AWPI Jateng, serta M Soleh Kabid Investigasi GNP Tipikor DPW Jateng turut mendampingi para pelapor saat membuat laporan di SPKT Polres Salatiga.
Koperasi Jaya Eka Sakti diketahui beralamat di Jalan Argo Boga No.12, Ledok, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jawa Tengah 50732. Dalam laporan tersebut, pemilik koperasi disebut bernama Nina.
“Saat ini Kantor Koperasi tersebut telah berhenti beroperasi, setelah banyak nasabahnya yang mencapai ribuan mengalami gagal bayar. “
Para pelapor berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut dan mengusut dugaan tindak pidana yang dinilai telah merugikan para nasabah. (*)







