
Polres Bangli– patroli 86.com ,, Suasana hangat menyelimuti pesisir Danau Batur, Kintamani, saat personel Sat Polairud Polres Bangli turun langsung menyapa para petani, Kamis. Bukan razia, bukan pemeriksaan. Kali ini polisi datang untuk mendengar, berdialog, dan memastikan petani merasa didampingi.
Kegiatan sambang dipimpin Kajaga III Aiptu I.B. Suwartike bersama dua anggota jaga. Mereka menyusuri lahan pertanian warga untuk menyerap aspirasi langsung dari sumbernya.
“Kami ingin tahu langsung, apa kendala bapak-ibu di lapangan? Pupuk, air, pemasaran, silakan disampaikan. Polri ada di sini bukan hanya jaga keamanan, tapi juga memastikan program ketahanan pangan berjalan,” ujar Aiptu Suwartike saat berbincang dengan petani.
Dialog berjalan santai tapi serius. Para petani menceritakan kondisi lahan, tantangan cuaca, hingga harapan agar distribusi bantuan pertanian lebih tepat sasaran. Pihak kepolisian merespons dengan memberikan motivasi agar petani tetap semangat mengelola lahan, karena peran merekalah yang menjaga ketersediaan pangan Bangli tetap aman.
Dalam kesempatan itu, personel Sat Polairud juga menyampaikan imbauan agar masyarakat ikut mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. Program ini memang menyasar langsung ke akar rumput: menjaga stok pangan, menstabilkan harga, dan meningkatkan kesejahteraan petani.
“Kami dari Sat Polairud mengajak para petani untuk terus mengoptimalkan lahan yang ada. Polri siap mendukung dan mengawal agar program ini benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat Bangli, khususnya di Kintamani,” tegasnya.
Pendekatan humanis ini disambut baik. Para petani merasa dihargai karena suaranya didengar langsung, bukan hanya lewat laporan
Sambang tak berhenti pada urusan pertanian. Petugas juga menyempatkan diri bertemu dengan Bapak Wayan Setat, 70 tahun, dan warga sekitar pesisir. Pesannya sederhana tapi penting: jaga keamanan lingkungan bersama.
Masyarakat diimbau tidak mudah terpancing isu yang belum jelas kebenarannya. Jika menemukan hal mencurigakan, segera laporkan ke Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat.
“Kondisi yang aman dan damai adalah modal utama agar aktivitas pertanian dan kegiatan masyarakat lainnya bisa berjalan lancar. Mari kita jaga bersama wilayah kita masing-masing,” ajak petugas.
Kasat Polairud Polres Bangli AKP Ni Nyoman Padmawati menekankan, sinergi antara Polri dan masyarakat adalah kunci keberhasilan program pemerintah.
“Pentingnya sinergitas Polri dengan masyarakat dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. Kegiatan sambang akan terus kami gencarkan secara rutin sebagai wujud Polri yang hadir, dekat, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Langkah ini menjadi bukti bahwa menjaga pangan tidak hanya soal teknis di sawah, tapi juga soal rasa aman, kepercayaan, dan kebersamaan di lapangan.





