
TANGGAMUS, Lampung – patroli 86.com ,, Wakil Bupati Tanggamus Agus Suryanto dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kemas Amin Yusfi, S.T., M.M. menyampaikan pernyataan langsung saat menghadiri kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Pekon Sidorejo, Kecamatan Sumberejo, Rabu 10/06/2026.
Dalam sambutannya, Agus Suryanto menyatakan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengelolaan sampah.
“Pemerintah sudah menyiapkan sarana, sekarang giliran warga yang menjaga. Kalau kita kompak, Sidorejo bisa jadi contoh untuk Tanggamus,” ujar Agus Suryanto di hadapan warga dan perangkat pekon.
Pernyataan Agus Suryanto tersebut disampaikan usai Bupati Tanggamus Drs. Hi. Moh. Saleh Asnawi, MA., MH menyampaikan sambutan utama dan menegaskan komitmen Pemkab menyiapkan motor sampah serta sarana pendukung.
Dukung Program Bupati, Agus Suryanto juga menyatakan dukungannya terhadap program Bupati berupa penyediaan motor sampah dan peyuhan untuk seluruh pekon.
“Program Bupati ini bagus. Tugas kami di lapangan mengawal agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” kata Agus Suryanto.
DLH Gerakkan MAS TOSA,Kadis DLH Kemas Amin Yusfi, S.T., M.M. menjelaskan bahwa Dinas Lingkungan Hidup menggerakkan “Gerakan Masyarakat Tanggamus Olah Sampah Organik (MAS TOSA)” sebagai strategi percepatan pengurangan sampah dari sumbernya.
Menurut Kemas Amin Yusfi, keberhasilan pengelolaan sampah tidak ditentukan banyaknya armada, tetapi oleh kesadaran dan partisipasi masyarakat mengurangi serta mengolah sampah sejak dari rumah.
Bantuan Motor Sampah dan Target 1 Pekon 1 Unit ,Dalam sambutannya, Bupati Tanggamus menegaskan Pemkab menyerahkan 1 unit motor angkut sampah kepada masyarakat Pekon Sidorejo. Bantuan ini untuk memperkuat sistem pelayanan persampahan tingkat pekon, khususnya membantu pengangkutan sampah rumah tangga dan pasar ke TPS3R Margodadi dan TPS3R Margoyoso di Sumberejo.
“Target kami setiap pekon memiliki motor sampah agar pengangkutan sampah dari sumber ke TPS/TPA berjalan optimal,” ujar Bupati.
(6 Langkah Sederhana untuk Warga
Bupati mengajak masyarakat memulai langkah sederhana setiap hari:
1. Tidak membuang sampah sembarangan
2. Tidak membakar sampah
3. Memilah sampah dari rumah
4. Mengolah sampah organik
5. Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai
6. Menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan
“Menjaga lingkungan bukan hanya untuk kepentingan hari ini, tetapi merupakan investasi bagi masa depan anak cucu kita,” tegas Bupati.
Agus Suryanto menutup sambutan dengan yel-yel bersama: “Saatnya Bekerja Untuk Iklim!” dijawab warga “Saatnya Masyarakat Tanggamus Olah Sampah!”
Peyuhan,Solusi Murah Olah Sampah Organik, Peyuhan adalah istilah untuk komposter sederhana mengolah sisa limbah rumah tangga jadi pupuk alami. Bupati berharap Pekon Sidorejo jadi contoh bagi pekon lain dalam menerapkan pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat.
Maulani






