
Sidoarjo ,, patroli 86.com ,, Rabu, 08 Juli 2026 – Gugatan kilat kebijakan dan prosedur nyeleneh dilaporkan Jurnalis asal Sidoarjo Billy Pratama Raharjo akan membuka alur pengaduan tahun 2024 lalu dari Sengketa Informasi, Menguji bukti atau Materil yang sudah mengumpulkan dari hasil berbagai jenis serapan informasi yang mencakup seluruh aspek pola jaringan alat biologis kejadian awal dari tahun 2024 sampai saat ini langkah selanjutnya akan mengugat kasasi ke PTUN Surabaya untuk syarat masuknya gugatan ke Mahkamah agung RI.
“pengaduan ini adalah salah satu serapan seluruh informasi terkait isu yang sama Alat sadap Biologis dalam sidang ptun nantinya akan membahas 3 poin utama yaitu
1. Sengketa informasi: ini bertujuan untuk membuka informasi dari berbagai pihak terkait agar lebih transparasi dalam kasus ini agar mempermudah tindakan selanjutnya
2. Menguji bukti atau Materil: uji materiil ini akan diriset dan di uji oleh para ahli yang berpengalaman dibidangnya bertujuan memberikan kepastian dalam bukti tersebut antaranya dokumentasi kegiatan atau kejadian dilapangan, keterangan dari saksi- oknum- pelaku, alur aduan persuratan keinstasi instansi, kendala, data korban dan hasil jenis rekaman video- cctv- rekaman suara- foto- data ITE pendukung lain
3. Gugatan pidana dan perdata: untuk memberikan efek jera kepada oknum dan tindakan untuk mengurangi aksi teror pada jaringan alat sadap Biologis yang sudah berkembang, hingga saat ini titik pusat pengumpulan data bukti masih proses rekap dalam dokumentasi arsip pribadi,” ujar Billy
Dari banyak instansi yang terlapor di PTUN timbul kecurigaan besar didaerah Jawa Timur ini dan beberapa hasil tertuju pada pembuatan sarang jaringan alat sadap Biologis dijawa timur karena banyaknya oknum yang terlibat dan melakukan pembiaran terhadap kasus ini selama 48tahun terakhir berkembang naik pesat saat suara ini pertama kali terdengar dan meneror masyarakat pada tahun 1978 lalu.
Diduga banyak sekali kejadian aneh pada saat mencoba membongkar kasus ini diantaranya teror dadakan orang bayaran atau dengan alat yang menyerang secara sakit fisik atau, maupun gangguan masalah kegiatan keseharian lain yang sudah didesain oleh operator alat utama ini, banyak pula korban menjadi target alat canggih yang digunakan operator siber ini termasuk golongan untuk mengontrol area keseluruhan memungkinkan untuk alat ini membuat korban hingga meninggal dunia karena kemungkinan dimasa kedepan akan berpotensi menganggu oprasinal alat sadap Biologis tersebut.
Beberapa pengoperasian alat yang sering digunakan:
– Monitor Intai: monitor ini sangat sulit dijangkau oleh orang awan karena sangat canggih, kegunaan utama atau alat inti adalah monitor ini karena bisa meraba masa depan layaknya google maps dengan signal satelit monitor ini bisa menembus dan melihat titik dimana saja dengan tahun mundur atau maju dengan detail sekian detik dimonitor itu bisa menentukan setingan untuk pengoperasian fungsi alat lain agar singkron pada satu tujuan, jadi tidak heran gagal atau berhasil oprtor alat ini tergantung pada monitor tersebut untuk cek rencananya berhasil atau gagal.
– Beberapa fungsi alat:
1. Akses benda mati atau elektronik contoh spesifik:
Tv yang tiba tiba meledak, gunung erupi karena dikontrol seperti asam lambung naik, kabel listrik yang tiba tiba putus seketika karena segolan benda lain dan daya tinggi hingga konsleting listrik ,dll.
2. mengontrol seluruh pada benda hidup (manusia,hewan,dll) contoh:
daya pikiran atau otak, perasaan termasuk hati, membuat rasa sakit ditubuh sering kali batuk – muntah – pusing secara tiba tiba utama covid19, mekanisme masalah yang sudah terseting sebelumnya, dll.
Banyak orang hingga saat ini masih menduga duga siapa dalang otak utama dan siapa saja yang terlibat (jaringan internasional) dalam kegiatan aktivitas yang membahayakan lingkungan mengunakan alat sadap Biologis (Senjata pembunuh masal) secara ilegal ini, karena berita yang informasikan kepada seluruh masyarakat luas dari pihak operator alat utama tersebut yang menyebarkan buzer melalui media sosial, sipil bayaran dilapangan, oknum pemerintah yang sebagian berkerja sama dengan operator alat tersebut dan pembungkaman kepeda pihak yang mencoba melawan atau merusak rencana yang sudah disetting oleh jaringan operator alat sadap biologis tersebut.
Saat ini pemerintah daerah masih bungkam dan diam terkait kasus tersebut yang sudah lama berkembang pada masyarakat, belum ada kepastian jelas untuk kasus alat sadap biologis ini dengan langkah ini akan memberikan jawaban pasti dan tindakan lanjut kepada masyarakat karena sudah masuk ranah membahayakan tingkat internasional.
Billy juga menyatakan pertanyaan “Dalam beberapa berita yang saya buat sebelumnya sudah ditemukan beberapa hasil pasti dari keseluruhan dokumentasi kegiatan waktu menaikan kasus ini, dokumentasi ini akan saya buka pada Mahkamah Agung untuk uji materiil keaslian bukti dan memberikan fakta tahapan alur pengaduan sampai mendapat kepastian hukum yang jelas, melalui berita postingan di media sosial alur pengaduan akan dibongkar bertahap, Sebagai pelapor utama sekaligus serapan informasi utama dan kontrol masyarakat pers wajib memberitakan proses tindak lanjut terkait kejadian atau proses secara transparansi”.
Narasumber / Tim redaksi: Billy Pratama Raharjo
082245051934





